Minggu, 23 Desember 2012

Sudahkah Tempat-tempat Kerja Bersahabat dengan Ibu Menyusui?




Jakarta,
Ibu menyusui merupakan hak asasi manusia. Demikian pula dengan bayinya yang disusui. Karena itu ibu bekerja yang menyusui harus mendapat perlindungan, sesuai amanat konstitusi. Nah, sudahkah tempat-tempat kerja bersahabat dengan ibu menyusui ?

"Berdasar pemantauan implementasi kebijakan menyusui di kabupaten-kabupaten binaan Save the Children Aceh, Jawa Barat dan NTT pada November 2011, penyediaan ruang menyusui di perkantoran pemerintah 10,81 persen. Sedangkan perkantoran swasta 11,11 persen," ujar Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Mia Sutanto, dalam kick off program 'Breastfeeding Friendly Workplace' di FX Lifestyle X'nter Mall, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Minggu (23/12/2012).

Sementara itu perkantoran pemerintah di daerah yang dipantau yang mempunyai ruangan menyusi tapi bukan ruangan khusus ada 21,62 persen. Dan 16,67 persen untuk perkantoran swasta. 2,70 Persen perkantoran pemerintah yang punya kebijakan tertulis tentang pengadaan ruang menyusui dan 0,00 persen untuk swasta.

Dijelaskan Mia, penyediaan ruang laktasi bagi ibu untuk memerah ASI atau menyusui anaknya di tempat kerja tidak hanya menguntungkan karyawan perempuan, tetapi juga perusahaan. Ruang laktasi bisa meningkatkan produktivitas kerja, membuat karyawati jarang absen, mengurangi biaya kesehatan karena ASI membuat ibu dan bayinya lebih sehat. Selain itu juga bisa mengurangi turn over dan dan stres, sebab ASI membuat ibu dan bayinya sehat dan bahagia lantaran haknya terpenuhi.

"Juga meningkatkan reputasi perusahaan dan recruitment incentive. Perusahaan jadi punya positive image sebagai mother friendly workplace, sehingga menarik peremouan untuk melamar kerja," papar Mia.

Simon Field, Program Manager Better Work Indonesia (BWI), yang hadir dalam acara tersebut menambahkan pabrik-pabrik industri garmen di Indonesia merasakan semakin sulitnya menjaga karyawan wanita agar tidak mengundurkan diri setelah cuti melahirkan. Permasalahan ini dapat ditanggulangi apabila manajemen mengambil kebijakan tentang tempat kerja yang ramah pada aktivitas menyusui.

"Ini akan membuat perusahaan mereka mematuhi UU yang berlaku di Indonesia, di samping juga menekan biaya-biaya dan tingkat ketidakhadiran karyawan," ucapnya.

Untuk itulah BWI dan AIMI meluncurkan pedoman 'Breastfeeding Friendly Workplace' sebagai tawaran bantuan praktis kepada manajemen pabrik di sektor garmen yang berkeinginan menerapkan kebijakan tentang tempat kerja yang ramah pada aktivitas menyusui. Nah pedoman ini bisa diunduh melalui http://www.betterwork.og/indonesia.

Sumber : DetikHealth



Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


















Berat Badan Ibu Sebelum Hamil Tentukan IQ Anak




Jakarta,
Satu lagi alasan untuk menjaga berat badan tetap ideal adalah demi kecerdasan anak, khususnya bagi perempuan yang berencana untuk hamil. Penelitian membuktikan, berat badan ibu sebelum hamil dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics tersebut menunjukkan bahwa ibu-ibu yang mengalami kelebihan berat badan cenderung melahirkan anak dengan intelligence quotient (IQ) lebih rendah dibanding yang lain. Berat badan yang dimaksud diukur sebelum si ibu hamil.

Emre Basatemur dari University College London yang melakukan penelitian tersebut membuktikannya saat mengamati hampir 20.000 anak-anak di seluruh Inggris. Tingkat kecerdasan para partisipan dilihat melalui tes tertentu pada usia 5 dan 7 tahun.

Hasil pengamatan menunjukkan adanya hubungan dengan riwayat Indeks Massa Tubuh (IMT) atau perbandingan berat badan dan tinggi badan ibunya sebelum hamil. Tiap peningkatan 10 poin IMT pada ibu, IQ anaknya teramati rata-rata 1,5 poin lebih rendah.

Sederhananya, makin gemuk tubuh si ibu sebelum hamil maka ketika hamil anaknya cenderung akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah. Kecenderungan ini tetap berlaku meski telah disesuaikan dengan berbagai faktor seperti gizi, usia dan lainnya.

Meski demikian, penbyebab pastinya belum diketahui. Diduga, kegemukan membuat si ibu susah hamil sehingga ketika bisa hamil pun pertumbuhan otak si anak mengalami gangguan dan itu sebabnya tingkat kecerdasannya tidak bisa seoptimal anak yang lahir dari ibu dengan berat badan ideal.

"Adanya keterkaitan antara berat badan ibu dan IQ anak yang teramati dalam penelitian ini bisa jadi alasan untuk mengikuti anjuran, untuk mengurangi kegemukan pada perempuan usia subur," kata Basatemur.

Sumber : DetikHealth.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Ini Dia Strategi Memerah ASI di Tempat Kerja




Pekerjaan sebaiknya jangan dijadikan alasan yang menghalangi ibu bekerja untuk dapat memberikan ASI eksklusif kepada anaknya selama 6 bulan. Di tempat kerja atau kantor, ibu dapat memerah ASI dan disimpan dalam kulkas untuk diberikan kepada si buah hati di rumah.

Menurut pakar laktasi, dr Wiyarni Pambudi, SpA yang akrab disapa dengan nama dr Wiwin, ibu menyusui yang tinggal di rumah perlu memerah ASI paling tidak setiap 8 jam sekali. Tujuannya agar payudara lebih nyaman, mencegah mastitis atau peradangan jaringan payudara, menjaga produksi ASI dan menghindari pemberian produk pengganti ASI.

Sedangkan pada ibu bekerja, memerah ASI perlu dilakukan setiap 3 - 4 jam sekali atau sesuai dengan kebiasaan menyusui bayi. Tujuannya adalah untuk menyiapkan stok ASI pada hari kerja berikutnya untuk bayi di rumah. Saat weekend, sebaiknya bayi langsung diberi ASI segar dari ibunya karena kandungan nutrisinya lebih bagus.

"Saya menganjurkan untuk memerah ASI dengan tangan karena lebih alami, payudara lebih nyaman dan tidak tergantung listrik atau baterai. Namun ini perlu latihan," kata dr Wiwin dalam seminar 'Kiat Sukses Memberikan ASI bagi Ibu Bekerja' yang diselenggarakan Sentra Laktasi Indonesia di Gedung Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, dan ditulis pada Senin (17/12/2012).

Saat ini memang sudah ada peralatan pompa ASI yang bisa membantu ibu memerah ASI. Alat ini seringkali digunakan karena lebih praktis penggunaannya dan hemat waktu. Hanya saja, alat ini seringkali kurang luwes karena harus ditenteng ke mana-mana kalau mau memerah ASI.

Setelah menemukan tempat yang nyaman untuk memerah ASI, adakalanya para ibu masih merasa kurang lega dan tidak lancar pengeluaran ASI-nya. Untuk merangsang pengeluaran ASI, dr Wiwin memberikan strategi memancing ASI lewat metode Let Down Reflex.

"Strategi setiap ibu itu unik dan spesial, jadi penerapannya bisa berbeda-beda. Ada banyak hal yang bisa dilakukan, yaitu lewat strategi Sight, Smell, Touch, Taste, Hearing dan Mind," terang dr Wiwin.

Strategi sight adalah melihat foto bayi yang disimpan di dalam handphone atau yang dicetak. Strategi smell dengan cara mencium aroma-aroma khas bayi seperti bedak bayi. Strategi touch adalah meraba payudara seolah-olah bayi sedang menyusui, strategi taste dengan cara merasakan kenyamanan ruangan, strategi hearing adalah dengan memutar suara-suara ocehan bayi dan strategi mind adalah membayangkan bayinya sendiri.

Para ibu dapat menggunakan strategi manapun yang dirasa nyaman dan efektif. Yang jelas, ruangan yang nyaman dan bebas gangguan seperti ruangan khusus menyusui adalah syarat utama agar proses memerah ASI ini dapat berjalan dengan baik.

Setelah diperah, ASI sebaiknya disimpan dalam wadah botol kaca, stainless atau plastik khusus foodgrade. Pada suhu ruang sekitar 23 -25 derajat Celcius, ASI hanya bisa awet selama 4- 6 jam saja. Pada suhu 15 derajat Celcius, ASI dapat bertahan sampai 24 jam. Pada suhu kulkas sekitar 4 derajat Celcius, ASI akan bertahan sampai 3 - 8 hari.

"Sebaiknya gunakan strategi kejar tayang saja. Jadi kalau bisa berikan ASI yang masih segar walau ada yang sudah disimpan. Saat weekend tak perlu memerah ASI sebab langsung disusui. ASI yang diperah pada hari Sabtu dan disimpan bisa diberikan pada hari Senin," terang dr Wiwin.

Sumber : DetikHealth.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


fixedbanner