Senin, 10 September 2012

5 TANDA BAYI MASIH LAPAR





Tak perlu terpaku pada rentang waktu khusus, saat pemberian ASI.  Jika menemukan tanda berikut pada bayi baru lahir, mungkin perut mungilnya sudah minta diisi ASI :
  • Meski terpejam, mata bergerak-gerak.
  • Mulut dan lidah melakukan gerakan menghisap.
  • Tangan bergerak ke arah mulut berulang kali.
  • Tubuh bergerak-gerak.
  • Bersuara lirih.
_____________________________________________________________ 
Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Minggu, 09 September 2012

Tips Mengetahui Kecukupan Minum ASI Bayi




Gizi terbaik bagi bayi adalah ASI eksklusif hingga usia 6 bulan. Lebih dari itu, cukupkah ASI yang dilahap bayi Anda ?

Setiap bayi memiliki kebutuhan ASI yang berbeda dengan yang lain. Sudah cukupkah bayi Anda menyusu ? Anda tak usah bingung, dibawah ini tips mengetahui kecukupan minum ASI bayi Anda :
  • Jika bayi cukup menyusu, ia akan tertidur pulas dan hanya menangis sesekali
  • Bagi bayi yang lahir dengan bobot normal, biasanya beratnya akan menurun tidak lebih dari 10%. Akan pulih kembali ke berat seperti saat lahir selambatnya dalam 2 minggu.
  • Bayi tumbuh dengan baik. Untuk 3 bulan pertama, sebaiknya bertambah sekitar 500-1000 gram per bulan
  • Bayi akan sering pipis dan perhatikan warnanya akan kekuningan. Wujud kotorannya berbentuk gumpalan kecil atau besar
  • Mata jernih, kulit halus dan rambut berkilau.

Akan mudah bagi yang bekerja di rumah karena setiap saat bisa menyusui buah hati Anda. Tapi, bagi yang bekerja di luar rumah, Anda pun tetap bisa memberi ASI tentu dengan membuat manajemen laktasi yang mumpuni. Semisal, pelajari cara memerah ASI yang baik, menyimpan serta memberi ASI perah. Jadi, tak perlu kuatir, baik ibu yang bekerja di rumah maupun di luar, ASI eksklusif lancar hingga bayi berusia 6 bulan.

_______________________________________________________________
Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 03 September 2012

MENANGANI BAYI DIARE




Jika anda masih beranggapan diare pada bayi lebih berbahaya ketimbang pada anak-anak yang lebih besar, sebaiknya buang jauh-jauh. Pola pikir seperti itu dapat menyesatkan dan berakibat gawat.

Kehilangan cairan dalam jumlah besar jika tak segera diganti akan berakibat tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), dan berakibat fatal, baik pada bayi, anak-anak atau bahkan orang dewasa.

Lupakan anggapan jika bayi mencret dalam jumlah tak wajar, itu pertanda mejadi pintar ! Mitos ini keliru. Saat ini, diare masih menjadi penyebab kematian pada bayi dan balita. Terutama pada peralihan musim, dimana diare jamak berkembang.

Anak dikatakan menderita diare jika buang air besar lebih dari 5-6 kali sehari. Namun tak selamanya mencret dikatakan diare. Misalnya pada bayi yang berusia kurang dari sebulan, yang bisa buang air hingga lima sehari dan fesesnya lunak.

Bagaimana diare yang perlu diwaspadai ?
Jika volume feses dalam jumlah banyak, sangat encer seperti air beras, berbau busuk, berlendir atau berdarah dan warnanya berubah, segera bawa bayi atau balita anda ke dokter.

Apa tanda-tanda dehidrasi ?
Anak akan menunjukkan gejala kehausan, berat badan turun, elastisitas kulit berkurang, mata dan ubun-ubun cekung, selaput lender pada bibir, mulut dan kulit tampak kering. Kalau anak menderita diare, beri minum segelas air dicampur garam atau cairan oralit sehabis buang air besar.

Tips penanganan diare pada bayi dan anak :
1. Pada bayi jangan sembarangan mengganti susu formula, apalagi kalau hanya termakan bujukan iklan. Mengganti susu sembarangan bisa jadi pencetus diare pada anak.

2. Sebisa mungkin pertahankan ASI agar kekebalan tubuh bayi tetap optimal.

3. Jika masih diare, hindari makanan yang sukar dicerna, seperti serat, lemak dan vitamin. Sebagai gantinya beri bubur, daging atauikan halus, apel dan pisang. Boleh juga beri balita susu rendah lemak (susu formulasi khusus)

4. Beri minum sebanyak mungkin untuk mengindari dehidrasi, terutama larutan garam/oralit.

5. Anak diberi obat diare. Salah satu contoh obat diare yang dapat menetralisir kuman atau racun di dalam saluran pencernaan yaitu, kaolin dan pectin. Kaolin dan pectin ini bekerja pada usus besar untuk menyerap kuman atau racun yang terdapat di dalamnya.

7. Jika keadaan tak segera membaik, segera bawa ke dokter untuk pertolongan lebih lanjut. 



_______________________________________________________________
Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

fixedbanner