Selasa, 11 September 2012

RESEP MAKANAN BAYI SEHAT

Jus Apel Dan Labu (6-12 bulan)



Kandungan vitamin A pada buah apel dan labu kuning sangat tinggi. Bermanfaat untuk mencegah dan mengobati influenza. Selain itu juga menjaga kesehatan mata.


Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 buah apel merah (manis)
  • 100 gram labu kuning rebus, haluskan
  • 1 sdm air jeruk manis
  • 150 ml susu formula
Cara Pembuatan
  • Kupas apel dan buang bijinya. Parut halus, kemudian campurkan dengan air jeruk manis. Sisihkan.
  • Haluskan labu kuning rebus. Kemudian, campur apel parut. Cairkan dengan susu formula.
  • Aduk rata. Tuang ke dalam gelas. Sajikan pada bayi.

Jus Pepaya Jeruk (6-12 bulan)


Pepaya sangat baik diberikan pada anak karena kandungan kalsium dan magnesiumnya sangat tinggi. Kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Selain itu, enzim papain yang terkandung dalam pepaya dapat mencegah sembelit.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 100 gram buah pepaya matang
  • 100 ml air jeruk baby
  • 150 ml air hangat
Cara Pembuatan
  • Kupas pepaya, buang biji dan serat warna kuning di dekat bijinya. Masukkan pepaya ke dalam blender. Proses sampai halus. Keluarkan.
  • Campur dengan air jeruk baby dan air hangat. Aduk rata. Tuang ke dalam gelas.
  • Sajikan pada bayi.
Tips : Jeruk baby adalah jeruk yang aman diberikan pada bayi. Ciri-cirinya memiliki kulit hijau dan agak tebal. Daging buahnya berwarna putih kekuningan dan rasanya manis.

Nasi Tim Soun Bunga Telur (9-12 bulan)

 Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan lecithin yang dianggap penting sebagai makanan untuk membantu perkembangan memori atau daya ingat anak.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 sdm margarin
  • 1 siung bawang putih, cincang
  • 50 gram beras, cuci
  • 1 lembar jamur kuping segar, iris halus
  • 250 ml air kaldu ayam
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 1 sdm soun (sudah direndam air hangat), potong-potong
  • ¼ sdt gula pasir
Cara Pembuatan
  • Panaskan margarin, lalu tumis bawang putih sampai harum. Masukkan beras dan jamur kuping. Aduk sebentar, kemudian tuang kaldu ayam. Masak sampai beras mulai matang.
  • Masukkan telur kocok sambil diaduk-aduk sampai telur matang. Tambahkan soun dan gula pasir. Aduk rata.
  • Lanjutkan memasak sampai beras matang dan kaldu terserap habis. Angkat, sajikan.

Tim Kembang Kol Ayam Cincang (9-12 bulan)

Kembang kol tergolong ke dalam kelompok sayuran crucifera. Berguna sebagai antioksidan yang bermanfaat melindungi otak anak dari radikal bebas yang berbahaya, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 100 gram kembang kol, potong-potong, rendam air garam
  • 1 sdm minyak goreng
  • 1 siung bawang putih, cincang
  • 1 sdm daging ayam giling
  • ¼ sdt garam
  • ¼ sdt gula pasir
  • 60 gram beras, cuci
  • 200 ml air kaldu ayam
Cara Pembuatan
  • Potong-potong kembang kol menjadi potongan kecil. Sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bawang putih dan daging ayam giling sampai harum. Beri garam dan gula pasir. Masukkan beras dan kaldu ayam. Aduk rata. Angkat.
  • Tempatkan tumisan dalam mangkuk tahan panas. Kukus sampai beras matang dan kaldu terserap habis. Angkat, sajikan.
Tips : Rendam kembang kol dalam air garam untuk menghilangkan kotoran dan serangga kecil yang sering terdapat di kembang kol. Setelah itu, tiriskan.

Tim Nasi Jagung Manis (9-12 bulan)

Tomat mengandung vitamin E yang tinggi. Berfungsi melindungi kerusakan sel-sel tubuh, meningkatkan regenerasi sel-sel kulit, dan mencegah kerusakan serabut kolagen.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 sdm margarin
  • 1 tongkol jagung manis, pipil, tumbuk kasar
  • 60 gram beras, cuci bersih
  • 300 ml air kaldu ayam
  • ¼ sdt garam
  • 5 lembar daun seledri, iris-iris
  • 1 buah tomat, buang bijinya, cincang
Cara Pembuatan
  • Panaskan margarin, tumis jagung tumbuk dan beras sampai kekuningan. Tuang kaldu ayam dan beri garam. Aduk, kemudian masak sampai beras setengah matang.
  • Masukkan daun seledri dan tomat cincang. Aduk rata. Teruskan memasak dengan api kecil sampai kaldu terserap habis. Angkat, sajikan.

Tim Nasi Merah Sayuran (9-12 bulan)

Beras merah memberikan energi untuk jangka panjang dalam jumlah besar. Selain itu, juga dapat merangsang otak untuk melepaskan hormon serotonin yang bersifat menenangkan pikiran. Hal ini penting agar anak dapat tidur nyenyak. Sebab, pada saat anak tidur nyenyak, terutama malam hari, terjadi perkembangan otak yang sangat pesat.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 sdm minyak goreng
  • ½ sdt minyak wijen
  • 3 butir jamur merang, potong kecil-kecil
  • 1 siung bawang putih
  • ½ cm jahe, memarkan
  • 60 gram beras merah, cuci
  • 150 ml kaldu ayam
  • 1 sdt kecap manis
  • ½ sdt gula pasir
  • ½ sdt garam
  • 4 kuntum brokoli, cincang
  • 1 sdm jagung manis yang sudah dipipil, tumbuk kasar
Cara Pembuatan
  • Panaskan minyak goreng dan minyak wijen. Tumis jamur, bawang putih, dan jahe sampai harum.
  • Masukkan beras merah, aduk sampai beras tercampur minyak. Tuang air kaldu ayam. Tambahkan kecap manis, gula pasir, dan garam. Aduk rata.
  • Masak sampai beras setengah matang. Tambahkan brokoli dan jagung tumbuk. Kecilkan api, lalu masak sampai air terserap habis. Angkat, sajikan.
Tips : Tambahkan air panas bila beras kurang empuk. Sebab, beras merah membutuhkan air yang lebih banyak dibandingkan dengan beras biasa.

Tim Kari Ikan (9-12 bulan)

Ikan tenggiri merupakan sumber asam lemak omega 3 yang dibutuhkan anak untuk meningkatkan kemampuan otak, daya ingat, serta kemampuannya dalam berkonsentrasi.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 100 gram daging ikan tenggiri atau ikan tongkol (tanpa kulit)
  • 1 sdt air jeruk lemon
  • ½ sdt garam
  • 1 sdm minyak
  • 1 butir bawang merah, haluskan
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • ½ cm; kunyit, haluskan
  • ½ butir kemiri, haluskan
  • 350 ml santan cair
  • 1 lembar daun jeruk
  • 60 gram beras
Cara Pembuatan
  • Potong-potong daging ikan kemudian lumuri dengan air jeruk lemon dan garam. Sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan bersama daun jeruk sampai harum. Tuangi santan cair. Masak sampai mendidih.
  • Masukkan beras. Tutup dan masak sampai beras setengah matang. Masukkan daging ikan, aduk rata. Kemudian, lanjutkan memasak sampai beras dan ikan matang, serta santan terserap habis. Angkat, sajikan.

Tim Mi Bumbu Italia (9-12 bulan)

Mi terbuat dari tepung gandum atau terigu. Kaya akan kabohidrat yang berguna sebagai sumber energi bagi balita.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 sdm margarin
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 ½ sdm daging ayam giling
  • ¼ sdt oregano
  • 1 buah tomat rebus, buang bijinya, cincang kasar
  • 5 lembar daun seledri, iris halus
  • ¼ sdt garam
  • ¼ sdt gula pasir
  • 100 gram mi telur, rebus matang, potong-potong
  • 200 ml air kaldu ayam
Cara Pembuatan
  • Panaskan margarin, tumis bawang putih dan daging ayam giling. Tambahkan oregano, tomat rebus, daun seledri, garam, dan gula pasir. Aduk rata.
  • Masukkan mie telur yang sudah direbus dan kaldu ayam. Masak dengan api kecil sampai cairan terserap. Aduk sekali lagi, kemudian angkat. Sajikan.

Tim Nasi Semur Daging (9-12 bulan)

Tahu adalah sumber protein nabati yang murah dan mudah didapat. Setiap 100 gram tahu mengandung energi 79 kkal, protein 7.8 gram, lemak 44.6 gram, dan karbohidrat 1.6 gram.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 1 sdm minyak goreng
  • 1 siung bawang putih
  • 1 ½ sdm daging giling
  • 2 sdm kecap manis
  • ¼ sdt garam
  • ¼ sdt gula pasir
  • 60 gram beras, cuci bersih
  • 300 ml air
  • 1 potong tahu putih (kecil), cincang
Cara Pembuatan
  • Panaskan minyak, tumis bawang putih dan daging giling sampai berair. Tambahkan kecap, garam, dan gula pasir.
  • Masukkan beras, lalu aduk rata. Tambahkan air dan tahu putih. Masak sampai beras matang dan lunak. Angkat, sajikan.
Tips : Bila tim kurang lunak, tambahkan sedikit air panas.

Tim Mi Bakso Ikan (9-12 bulan)

Komposisi zat gizi bakso yang banyak menggunakan daging sapi atau ikan memiliki kadar protein, vitamin, dan mineral yang lebih banyak dibandingkan dengan bakso urat. Sedangkan bakso yang lebih banyak tepungnya lebih tinggi kandungan karbohidrat, namun rendah kadar protein. Protein diperlukan anak untuk tumbuh kembangnya. Agar mendapatkan zat gizi yang lebih dan seimbang, bakso sebaiknya dihidangkan bersama dengan mi, tahu, dan sayuran.

Bahan Yang Dibutuhkan
  • 100 gram mi telur, rebus matang
  • 1 sdt kecap asin
  • 1 sdt kecap manis
  • 2 butir bakso ikan, iris kecil-kecil
  • 1 butir telur ayam, kocok lepas
  • 200 ml kaldu ayam
  • 3 lembar daun seledri, iris halus
Cara Pembuatan
  • Kupas udang, lalu cincang kasar. Aduk bersama air jeruk lemon dan garam. Sisihkan.
  • Tempatkan dalam mangkuk tahan panas. Lalu, kukus sampai kaldu terserap mi.
  • Tambahkan irisan daun seledri. Teruskan mengukus sampai seledri layu. Angkat, sajikan.
Tips : Bakso ikan dipilih karena lebih lunak dibandingkan dengan bakso sapi.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

12 Makanan Wajib bagi Ibu Menyusui



Sebagai ibu baru, salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk diri sendiri dan bayi Anda adalah mengonsumsi makanan yang sehat.

Mungkin anda ingin segera menurunkan berat badan setelah melahirkan, namun setelah melahirkan anda justru perlu gizi untuk memulihkan diri. Teratur mengonsumsi makanan yang meningkatkan energi untuk ibu baru akan memberikan stamina yang Anda butuhkan untuk menjadi ibu terbaik yang Anda bisa.

Sebagai ibu menyusui, penting untuk mengetahui bahwa kualitas ASI Anda tetap hampir sama tidak peduli apa yang Anda makan. Itu karena jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari makanan Anda, tubuh Anda akan mengambil nutrisi tersebut dari “simpanan” Anda sendiri. Jadi untuk kesehatan Anda juga, pastikan Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi Anda dengan mengonsumsi makanan bergizi.

Berikut adalah 12 makanan wajib untuk ibu baru. Tubuh dan bayi anda akan sangat berterimakasih bila anda rutin mengonsumsi makanan-makanan ini:

1. Ikan salmon

Tidak ada satu jenis makanan yang sempurna. Tapi salmon paling mendekati. Salah satu makanan terbaik untuk ibu menyusui, salmon, seperti ikan berlemak lainnya, sarat dengan jenis lemak yang disebut DHA. DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi Anda. Semua ASI mengandung DHA, tetapi tingkat nutrisi penting ini lebih tinggi dalam ASI wanita yang mendapatkan DHA tambahan dari makanan mereka.
DHA dalam ikan salmon juga dapat membantu mood Anda, sehingga mengurangi resiko terkena baby blues.

2. Produk susu rendah lemak

Yoghurt, susu, atau keju, yang manapun anda sukai tidak masalah, produk susu adalah bagian penting dari menyusui sehat. Selain menyediakan protein, vitamin B, dan vitamin D, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Jika Anda menyusui, susu yang sarat dengan kalsium untuk membantu tulang bayi Anda berkembang, sehingga penting bagi Anda untuk makan kalsium yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda sendiri. Salah satu cara untuk melakukannya adalah untuk menyertakan setidaknya tiga cangkir susu setiap hari sebagai bagian dari menu makanan Anda.

3. Daging sapi tanpa lemak

Bila Anda sedang mencari makanan untuk meningkatkan energi Anda sebagai ibu baru, carilah makanan kaya zat besi, seperti daging tanpa lemak. Kekurangan zat besi dapat menguras tingkat energi Anda, sehingga sulit bagi Anda untuk bersaing dengan tuntutan bayi yang baru lahir.
Juga, ketika Anda menyusui, Anda perlu makan protein tambahan dan vitamin B-12. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber yang sangat baik untuk keduanya.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, terutama yang berwarna gelap seperti kacang hitam dan kacang merah, adalah makanan untuk ibu menyusui yang sangat bermanfaat, terutama untuk vegetarian. Bukan saja mereka kaya akan zat besi tapi juga kaya akan protein berkualitas non-hewani, dengan harga yang tidak menguras kantong

5. Bluberi

Ibu menyusui harus mendapatkan dua atau lebih porsi buah atau jus setiap hari. Bluberi, kaya akan antioksidan, adalah pilihan yang sangat baik untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan Anda. Buah ini kaya akan vitamin dan mineral dan karbohidrat dalam dosis yang sehat untuk menjaga tingkat energi Anda.

6. Beras coklat atau beras merah

Jika Anda ingin segera menurunkan berat badan setelah melahirkan, anda pasti akan mengurangi asupan karbohidrat Anda. Tapi kehilangan berat badan terlalu cepat menyebabkan Anda menghasilkan lebih sedikit ASI dan membuat Anda merasa lesu. Makanlah jenis karbohidrat yang sehat seperti beras coklat / beras merah atau roti gandum untuk menjaga tingkat energi anda.

7. Jeruk

Mudah ditemukan dimana-mana dan bergizi, jeruk sangat penting karena ibu menyusui membutuhkan vitamin C dosis tinggi, bahkan lebih banyak daripada ibu hamil. Tidak dapat menemukan waktu untuk duduk untuk mengupas jeruk? Minum jus jeruk memberikan manfaat yang sama. Beberapa jus jeruk yang dijual di supermarket sekarang bahkan telah diperkaya dengan kalsium, sehingga anda dapat memperoleh manfaat ganda.

8. Telur

Kuning telur adalah salah satu sumber alami vitamin D – nutrisi penting untuk menjaga tulang Anda kuat dan membantu tulang bayi Anda tumbuh. Selain itu telur adalah cara mudah untuk memenuhi kebutuhan protein harian Anda. Siapkan telur dadar untuk sarapan dengan roti gandum, atau tambahkan telur rebus pada soto anda saat makan siang.

9. Roti gandum (whole wheat bread)

Asam folat sangat penting untuk perkembangan bayi Anda pada tahap awal kehamilan. Selain itu, asam folat juga penting bagi bayi. Pastikan dalam ASI Anda mengandung cukup asam folat. Salah satu sumber terbaik dari asam folat adalah roti gandum, yang juga dapat menyumbangkan kebutuhan serat dan zat besi Anda.

10. Sayuran berwarna hijau

Banyak manfaat sayuran berwarna hijau seperti bayam, kangkung dan brokoli. Mereka sangat kaya dengan vitamin A, yang perlu bayi dapatkan dari ASI. Sayuran juga merupakan sumber kalsium non susu, vitamin C, zat besi, antioksidan dan rendah kalori.

11. Sereal / bubur gandum

Sarapan sehat dengan sereal gandum mampu membantu memberikan energi yang dibutuhkan setelah malam-malam panjang bergadang menjaga bayi. Tambahkan susu rendah lemak dan buah-buahan ke dalam sereal anda untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian anda.

12. Air

Dehidrasi menurunkan tingkat energi seseorang secara drastis. Untuk menjaga tingkat energi Anda dan produksi ASI, pastikan Anda tetap terhidrasi dengan baik. Variasikan pilihan Anda dalam memenuhi kebutuhan cairan dengan minum jus dan susu, tapi hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh. Bila terpaksa, minum maksimum 2-3 cangkir saja. Kafein akan memasuki ASI anda dan bayi anda akan menjadi sulit tidur.
_____________________________________________________________ 
Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


fixedbanner