Selasa, 20 November 2012

BOLEHKAH IBU HAMIL OLAHRAGA LARI ?



Sebagian dari kita pasti pernah mendengar, ibu yang tengah mengandung tidak diperbolehkan melakukan olahraga berat, apalagi olahraga lari. Alasannya, olahraga berat bisa membuat aliran darah tidak berjalan sempurna pada uterus sehingga bayi bisa berisiko kekurangan oksigen. Benarkah demikian?

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengungkapkan olahraga akan membuat janin dalam kandungan kekuarangan oksigen. Yang terjadi justru sebaliknya, olahraga membuat ibu dan bayi dalam kandungan bisa menjadi lebih sehat.

Bahkan sebuah studi membuktikan, ibu hamil yang rajin berolahraga, termasuk olahraga lari, melahirkan anak yang lebih pintar. Ini terlihat setelah anak dilahirkan dan pada berusia 5 tahun melakukan tes intelegensia dan kemampuan berbahasa, memiliki skor yang memuaskan dibanding anak-anak yang ibunya jarang berolahraga ketika hamil.

Ibu hamil yang rajin berolahraga, khususnya olahraga lari, bisa menyelamatkan dirinya dari risiko kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan. Tak hanya itu, para ibu yang melakukan olahraga demikian, juga akan menjalani proses bersalin yang lebih mudah dan tidak mengalami depresi paska melahirkan.

Tapi memang ada beberapa hal yang harus diperhatikan para ibu ketika ingin berlari di masa kehamilan, yaitu :

1. Mulailah rutin berlari (olah raga) sebelum hamil. Biasanya, para ibu baru mulai merasa harus hidup sehat ketika memasuki masa kehamilan. Di satu sisi ini baik, tapi di sisi lain ini menunjukkan kita sedikit keterlambatan. Karena sebenarnya, saat masa kehamilan, perubahan tubuh dan fluktuasi hormon justru akan membuat kita malas berolahraga.

Jadi ketika kita mulai rutin berolahraga jauh sebelum hamil, maka tubuh akan cepat beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi. Ini artinya, saat masa kehamilan, kita tak akan kesulitan untuk ‘merayu’ tubuh melakukan olahraga.
2. Tidak perlu mengurangi level olahraga. Kebanyakan dari ibu hamil, akan mengurangi intensitas olahraganya di trimester pertama dan ketiga. Karena di trimester pertama, mereka takut terjadi sesuatu pada janin saat melakukan olahraga. Sedangkan di trimester ketiga, biasanya mereka sudah mengalami kesulitan mobilitas karena kandungan semakin besar. Padahal, sebenarnya olahraga tetap bisa dilakukan pada usia kehamilan berapa pun.

3. Pastikan Anda selalu terhidrasi. Pada prinsipnya, olahraga lari akan membuat semua orang lebih cepat haus, keringatan, dan lembap. Jadi, jika ada yang mengatakan olahraga lari justru akan membuat ibu hamil mengalami serangan dehidrasi, sebenarnya tidak benar.

Selama kita memberikan tubuh cairan yang cukup selama berlari, maka segala reaksi dehidrasi tidak akan pernah terjadi. Dan jika tubuh merasa pusing dan kepanasan, itu artinya tubuh mengalami dehidrasi. Berhentilah berlari dan minumlah air putih sebanyak yang dibutuhkan tubuh agar kembali bugar.

4. Pilih area lari dengan bidang yang datar.
Salah satu hal penting yang harus diperhatikan ibu hamil ketika berlari adalah menjaga tubuhnya tetap seimbang. Maka di sarankan agar ibu hamil memilih area lari dengan bidang yang datar. Dengan begitu, keseimbangan tubuh tetap terjaga dan kita tidak mudah kelelahan.

5. Gunakan sepatu lari yang nyaman. Saat kita hamil, elastisitas otot akan berkurang. Ini karena hormon relaxin yang dikeluarkan tubuh. Jadi sepatu lari yang nyaman akan menyelamatkan kita dari cedera otot.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


Senin, 19 November 2012

MERAWAT BAYI PREMATUR DI RUMAH




Bayi prematur wajib mendapat perawatan di NICU (Neonatal Intensive Care Unit) sampai ia mampu mengejar keterlambatan perkembangannya. Apabila bayi prematur sudah memenuhi kriteria tertentu, maka ia akan diizinkan pulang ke rumah. Saat inilah menjadi saat yang membahagiakan sekaligus menegangkan bagi orangtua, karena bayi prematur membutuhkan perawatan khusus di rumah. Karena membutuhkan perawatan khusus, pemulangan bayi prematur dari rumah sakit harus memperhatikan kesiapan orangtua.

Berikut tips bagi orangtua untuk melakukan perawatan bayi prematur di rumah.

1. Siapkan kamar yang bersih dan aman untuk bayi. Bayi prematur lebih rentan dengan infeksi dan penyakit karena daya tahan tubuhnya belum sempurna. Jauhkan bayi dari lingkungan yang terpolusi debu, bahan kimia berbahaya, asap rokok, maupun orang yang sedang sakit.

2. Atur suhu kamar bayi di kisaran 26-27 derajat Celsius agar suhu badan bayi stabil.

3. Lakukan KMC (Kangaroo Mothercare) dengan cara menggendong bayi atau meletakkannya di dada ibu sehingga kulit bayi bersentuhan langsung dengan kulit ibu. Metode kangguru ini bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh bayi tetap stabil serta mempererat hubungan emosional ibu dan anak.

4. Ciptakan lingkungan yang kondusif agar bayi dapat tidur dengan tenang. Atur pencahayaan kamar agar tidak terlalu terang serta hindari suara bising. Bayi prematur membutuhkan waktu tidur yang lebih panjang daripada bayi normal. Bayi perlu tidur berkualitas untuk memacu hormon pertumbuhan dan perkembangan sel otak yang optimal.

5. Rutin melakukan kontrol dan konsultasi dengan dokter. Saat kontrol dokter akan melihat perkembangan dan kondisi bayi. Peningkatan berat badan bayi adalah tolak ukur keberhasilan perawatan bayi prematur di rumah.

6. Ikuti program pemberian ASI eksklusif. ASI sangat penting dalam membantu peningkatan berat badan dan menjaga daya tahan tubuh bayi prematur. Sebaiknya berikan ASI sedikit demi sedikit tetapi sering. Kadang bayi prematur tidak dapat langsung menyusu, Anda dapat memerah ASI terlebih dahulu sebelum memberikannya kepada bayi.

7. Catat nomor telepon rumah sakit dan dokter yang menangani agar Anda dapat segera mendapatkan bantuan saat membutuhkan mereka.

8. Jagalah kebersihan pakaian bayi Anda. Sebaiknya pisahkan baju bayi Anda saat mencuci dan jangan dijemur di tempat yang mudah terkena debu.

9. Lanjutkan pemberian obat maupun vitamin dari rumah sakit sesuai aturan pakainya. Jika perlu belajarlah melakukan pertolongan darurat seperti CPR kepada petugas kesehatan di rumah sakit.

10. Mandikan bayi setiap hari untuk menjaga kebersihan tubuhnya. Gunakan produk dan alat mandi yang diformulasikan khusus bayi agar tidak menimbulkan iritasi kulit. Jemur bayi sekitar 15 menit di bawah sinar matahari pagi agar kulit bayi tidak kuning.

11. Luangkan waktu sebanyak mungkin dengan bayi Anda karena bayi prematur sangat membutuhkan kehadiran dan sentuhan orangtuanya. Lakukan stimulasi berupa sentuhan, suara, dan penglihatan. Saat bicara dengan bayi, pertahankan jarak wajah Anda sekitar 30 cm di hadapannya.

Yakinlah bahwa Anda adalah perawat terbaik baginya! 



Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867



Minggu, 04 November 2012

8 Stimulasi Umum Yang Berguna Bagi Tumbuh Kembang Bayi




Kecerdasan seorang anak ditentukan oleh 3 faktor utama, yaitu faktor genetik, nutrisi dan stimulasi. Faktor genetik tentu tidak dapat diubah, karena diturunkan dari orang tua kepada sang anak. Orang tua yang cerdas kemungkinan besar akan menurunkan gen kecerdasannya tersebut ke sang anak. Namun, apabila Anda tidak memiliki garis keturunan yang cerdas dan pandai, jangan khawatir dan berkecil hati karena Anda masih bisa mengoptimalkan
tumbuh kembang bayi dan anak Anda melalui pemberian nutrisi yang bergizi baik dan seimbang serta melalui stimulasi positif secara kontinu dan berkualitas.

Berikut ini, kami ingin berbagi dengan Anda tentang stimulasi umum yang dapat Anda berikan kepada bayi Anda untuk mengasah dan mengoptimalkan tumbuh kembangnya. :

1. Limpahkan banyak cinta dan kasih sayang untuk bayi dan anak Anda.

Jangan malu untuk menunjukkan kasih sayang dan rasa cinta yang Anda miliki. Hal pertama yang harus Anda ingat adalah cinta adalah kebutuhan utama yang nyata bagi bayi Anda. Dalam merawat dan memberikan segala kebutuhan bayi Anda sehari-hari usahakan untuk selalu disertai dengan rasa cinta dan kehangatan yang tulus untuk sang buah hati. Bentuk kasih sayang ini akan membuat bayi Anda merasa sangat dihargai dan hal ini mampu menumbuhkan rasa optimisme yang kuat dalam dirinya. Selain itu, limpahan kasih sayang dan cinta yang Anda berikan juga dapat meningkatkan perkembangan otak bayi Anda.

2. Berbicaralah kepada bayi Anda dengan lemah lembut.

Berbicaralah kepada bayi Anda dengan suara yang lemah lembut dan memakai berbagai kosa kata yang disertai juga dengan ekspresi. Suara Anda adalah suara favorit mereka, karena bayi Anda sudah mendengar dan akrab dengan suara Anda sejak mereka masih di dalam rahim Anda.

3. Berikan respon.

Berikan respon atau tanggapan atas apa yang dibutuhkan dan diinginkan bayi Anda tanpa keraguan. Hal semacam ini akan membuat mereka belajar bahwa mereka dapat membangun komunikasi dengan orang lain, sehingga mereka akan lebih percaya diri dan juga sisi emosional mereka akan lebih stabil.

4. Berikan sentuhan lembut Anda kepada bayi.

Sentuh bayi Anda mulai dari sekarang, karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang sering mendapatkan sentuhan, belaian, pemijatan atau bentuk stimulasi taktil lainnya akan berkembang lebih cepat dan juga sedikit menangis.

5. Dorong bayi Anda untuk meniru.

Anda harus ingat bahwa bayi Anda akan terus menganalisa setiap gerak Anda, tindakan Anda, dan semua yang Anda lakukan. Mereka juga akan mengingat bagaimana cara Anda menghasilkan suara dan ekspresi. Dan amat luar biasa pada akhirnya mereka akan meniru hal-hal yang dipelajari tersebut.

6. Biarkan bayi Anda untuk bereksplorasi.

Biarkan dan berikan kesempatan kepada bayi Anda untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar dan lingkungan-lingkungan baru. Tetapi, tentu Anda harus memastikan dan memerhatikan segala aspek keamanannya. Misalnya, Anda dapat membawa bayi Anda untuk berjalan-jalan ke banyak tempat untuk memperkenalkannya pada kondisi dan situasi yang berbeda. Bayi Anda akan belajar banyak hal dari segala yang dilihatnya. Jika memungkinkan, biarkan bayi Anda untuk menemukan hal-hal baru sendiri. Ini pasti akan memberikan efek rangsangan yang positif kepada sang buah hati agar tumbuh kembangnya lebih baik dan optimal.

7. Bacakan buku secara rutin.

Aktivitas membacakan cerita amat penting dan besar manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Bayi. Usahakan untuk memilih buku cerita yang bergambar menarik dan banyak warnanya. Stimulasi bagian otaknya akan lebih optimal dan efektif dengan aktivitas ini. Daya imajinasi dan kosakatanya pun akan semakin berkembang. Meskipun, bayi belum sepenuhnya paham tentang cerita yang Anda bacakan, tetapi mereka akan belajar banyak hal dari aktivitas ini. .

8. Memutar musik untuk bayi Anda.

Musik dapat mengoptimalkan perkembangan sisi kanan dan sisi kiri otak bayi Anda. Hal ini diyakini membawa manfaat dan efek positif bagi perkembangan otak bayi. Dengan music, proses belajar bayi Anda pun akan lebih mudah.
Sekarang, tunggu apalagi? Berikan rangsangan yang terbaik untuk bayi tercinta Anda. Mudah-mudahan artikel ini akan berguna bagi Anda untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

fixedbanner