Selasa, 18 Desember 2012

Tips Rumah Aman Bagi Bayi




Berada di rumah belum tentu 100% aman bagi bayi. Terkadang ada hal-hal kecil yang luput dari perhatian bunda yang bisa membahayakan bayi.

Rasa ingin tahu bayi sebagai mahkluk yang baru tiba di dunia memang sangat besar. Segala hal menarik perhatiannya. Apalagi ketika ia sudah bisa merangkak dan menjangkau suatu benda. Bayi pun bisa berkeskplorasi ke segala penjuru sudut rumah
.

Itu sebabnya, Ayah dan Bunda perlu memerhatikan keamanan rumah dari hal-hal yang bisa mencelakakan bayi Anda. Berikut tips-tipsnya:
  • Tidak membiarkan benda-benda kecil, seperti kancing atau manik-manik, tercecer di lantai.
  • Tidak meletakkan benda-benda tajam di tempat yang terjangkau bayi. Biasakan menyimpan berbagai benda di tempat tertutup atau laci yang terkunci.
  • Letakkan wadah berisi air panas, seperti gelas, cangkir dan termos, jauh dari jangkauan bayi. Misalnya, di tengah meja.
  • Tidak membiarkan hewan peliharan berkeliaran di dalam rumah. Biasakan menaruh hewan peliharaan di dalam kandang di luar rumah.
  • Tidak memelihara tanaman berbunga di dekat pintu dan jendela rumah, agar tidak mengundang lebah.
  • Memasang perangkat-perangkat pengaman rumah bagi anak. Misalnya, pengganjal pintu, kunci pintu lemari, alas karet di lantai kamar mandi, penutup saklar, pelindung ujung meja, dan pagar pengaman tangga.

Biarkan anak bebas bereksplorasi sambil terus Anda pantau. Sebaiknya jangan disambi mengerjakan sesuatu selama Anda menjaga dan mengawasi bayi Anda yang 'berkeliaran' di rumah, agar tidak ada aktivitas bayi yang terlewat pengawasan Anda.



Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Bagaimana membuat rumah aman untuk bayi yang baru merangkak ?




Bayi yang sudah merangkak dapat terlihat sangat ‘ugal-ugalan’. Ia sangat senang menjelajahi setiap sudut rumah tanpa menyadari bahwa mungkin ada bahaya mengintai untuknya. Pastikan rumah Anda aman bagi bayi, misalnya membuat pagar di setiap ujung tangga rumah. Sebaiknya tetap awasi kalau ia baru pada taraf belajar merangkak. Anda bisa membebaskannya (melihat dari jauh) jika ia sudah mahir merangkak.

Satu cara termudah yang dapat Anda lakukan untuk melindungi anak adalah dengan melihat lagi setiap sudut, setiap ruang di rumah Anda. Duduklah di sebuah kursi dengan sudut pandang bayi, bayangkan jika Anda menjadi dirinya apa yang kira-kira akan menarik perhatiannya (satu sifat alamiah bayi).

Jika anak sudah bertambah besar, tetaplah mengevaluasi semuanya dari perspektif anak, dan evaluasi lagi apakah semuanya masih seaman dulu. Di waktu yang sama, ajarkan ia untuk awas pada hal-hal yang bisa membahayakan dirinya, misalnya menjelaskan dengan cara yang simpel dan logis tentang benda yang yang dapat membakar kulit atau menyakiti.
Pastikan untuk memindahkan barang-barang/benda berujung tajam dari lantai dapur atau ruang tamu. Jika perlu pasangkan grendel di pintu kecil menuju tangga, atau menyingkirkan furnitur yang gampang goyang dan rubuh.

Dapur dapat menjadi tempat paling berbahaya untuk anak-anak. Idealnya Anda mesti menjauhkan bayi dari dapur setiap waktu, tapi upaya ini kadang tidak praktis. Jadi, cobalah jauhkan ia ketika Anda sedang memasak. Pasangkan grendel di pintu dapur.

Pastikan juga Anda menutup dan mengunci semua jendela di rumah ketika ia sedang bermain (merangkak), ikatlah semua gordin dan jauhkan tali tirai (krey) dari jangkauan tangan bayi. Rapihkan taplak meja Anda agar si kecil tidak menariknya dan menjatuhkan semua yang ada di atasnya ke arah dirinya.




Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 10 Desember 2012

BERWISATA NYAMAN BERSAMA SI KECIL




Siapa bilang berlibur bersama balita itu merepotkan ? Keberadaan anak justru akan menambah seru suasana.  Agar liburan menjadi momen yang berkesan bagi seluruh anggota keluarga, orang tua perlu melakukan persiapan dari jauh hari.

1. Pilih lokasi wisata yang disukai anak. Sebelum berangkat persiapkan mental anak. Berikan gambaran daerah-daerah yang akan dilewati hingga sampai di lokasi tujuan. Ceritakan aktivitas seru yang bisa dilakukan selama berlibur.

2. Siapkan makanan ringan, buku pengetahuan mengenai tempat wisata tersebut, dan mainan ukuran kecil. Ketika anak mulai bosan dengan mainan yang ada, ciptakan saja mainan yang baru. Bahkan kertas dan sedotan juga bisa dikreasikan untuk jadi mainan yang mengembalikan senyumnya.

3. Ketika bepergian dengan pesawat, susuilah bayi sebelum lepas landas. Lalu bawalah kapas secukupnya. Ini berguna untuk menutup telinganya saat berada dalam pesawat.

4. Untuk wisata yang ditempuh dengan jalan darat, berhentilah sesekali di lokasi strategis. Gunakan waktu untuk istirahat sejenak, mencicipi makanan khas setempat, dan melihat pemandangan sekitar.

5. Ketika anak merengek minta pulang, jaga suasana hati anda agar tetap tenang. Tak perlu memarahinya. Cobalah menenangkan buah hati dengan menanyakan alasan yang membuatnya ingin meninggalkan lokasi wisata. Saat sudah tenang, ajak anak untuk melakukan hal-hal yang disukainya.

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT MENGAJAK SI KECIL BERWISATA

Untuk anak di bawah 12 tahun, pilihlah tempat wisata yang tak berbahaya. Pantai yang curam dan berombak besar, misalnya, tidak cocok untuk anak yang amsih dibawah 12 tahun.  Cari saja pantai yang landai agar anak aman untuk bermain pasir dan berenang.

Sementara untuk anak dengan usia di bawah tiga tahun, sebaiknya tidak diajak berjalan jauh. Ketahanan tubuhnya belum mendukung. Lain halnya jika orang tua bisa menjamin kenyamanan anak. Kesanggupan orang tua untuk menggendong, mendorong kereta bayi, atau bahkan memanggul kereta bayi saat menghadapi medan yang tak mulus juga perlu diperhitungkan.

Moda transportasi yang digunakan turut menentukan kenyamanan perjalanan. Andaikan menggunakan kendaraan pribadi, jangan paksakan untuk melaju tanpa henti. Ada baiknya memberikan jeda waktu untuk beristirahat. Terlalu lama duduk di dalam mobil membuat anak bosan. Setiap beberapa jam sekali sebaiknya istirahat.

Sebaliknya, jika menggunakan kendaraan umum, pilihlah yang tidak sesak penumpang. Sebisa mungkin, pilih kereta atau pesawat yang tidak padat penumpang. Dengan merencanakan dari jauh hari, kita bisa mendapatkan transportasi yang lebih nyaman untuk keluarga.

Ketika bersenang-senang, jaga anak agar tetap berada dalam pandangan mata. Anak-anak sangat lincah di tempat baru yang mereka kunjungi. Kemungkinan terpeleset, jatuh, atau tersandung bisa saja. Bukan mustahil, anak yang belum pandai mengontrol dorongan eksplorasi akan berjalan menjauh dari orang tuanya dan hilang di tengah kerumunan pengunjung. Awasi, namun jangan mengambat pergerakan mereka.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Minggu, 09 Desember 2012

MENGAJAK BALITA BERWISATA DI ALAM TERBUKA




Tak ada patokan usia yang tepat untuk mengajak anak berwisata. Sejumlah orangtua bahkan berani memboyong balitanya menginap di tenda di alam bebas. Bagaimana caranya agar wisata di alam bebas bersama si kecil, tidak menjadi bencana ? Simak tips berikut ini :

1. PERSIAPAN

Butuh persiapan yang matang sebelum berangkat. Pilih lokasi yang jaraknya tak terlampau jauh dari rumah agar anak tak tersiksa di perjalanan. Pastikan anda sampai di lokasi sebelum gelap. Area wisata hendaknya memiliki toilet yang bersih.

2. ADAPTASI

Anak tak beradaptasi dengan perubahan lingkungan secepat orang dewasa. Oleh karenanya dianjurkan orang tua mencari tahu secara detail lokasi wisata yang akan didatangi. Dengan begitu Ayah dan Ibu mengerti betul apa yang bakal dialami ketika datang ke tempat wisata yang akan dituju.

3. PERLENGKAPAN

Saat berwisata bersama si kecil, jangan sampai lupa membawa perlengkapan yang lebih dari cukup. Data segala keperluan dan bawa dalam jumlah banyak. Lebih baik bawa lebih daripada kekurangan. Simpan cadangan perlengkapan di mobil. Kalau tidak, coba lihat apakah di dekat lokasi wisata ada toko yang menyediakan keperluan penting anak.

4. SEWA KAMAR

Di tempat lokasi wisata anda bisa menggelar alas untuk bermain si kecil, agar bisa merasakan langsung suasana di alam bebas. Namun andaikan ingin menginap, pilih yang di sekitar lokasinya ada tempat penginapan.

SELAMAT BERWISATA BERSAMA SI KECIL !!!

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867
fixedbanner