Jumat, 05 Juli 2013

MENGATUR JADWAL, JENIS, DAN JUMLAH PEMBERIAN MPASI UNTUK BUAH HATI




Pada usia enam sampai delapan bulan, bayi memerlukan energi dari makanan pendamping ASI (MPASI) sebesar 200 kkal per hari. Pemenuhannya dapat  melalui dua sampai tiga kali makan makanan utama dan satu sampai dua kali makan makanan selingan. Lalu, pada usia sembilan sampai 11 bulan, bayi membutuhkan pasokan MPASI sebesar 300 kkal dari tiga sampai empat kali makan makanan utama dan satu sampai dua kali makan makanan selingan. Selanjutnya, saat bayi berusia satu sampai dua tahun, ia memerlukan sumber energy dari MPASI sebesar 550 kkal per hari. Pemenuhannya sama dengan tahap usia sebelumnya.

Andaikan pada pukul enam pagi bayi telah mendapat ASI, ia baru memerlukan MPASI pada pukul delapan pagi. Lalu dua jam setelah sarapan, ia bisa mendapatkan makanan selingan berupa buah atau biskuit. Dua jam berikutnya, bayi sudah siap untuk menyantap makan siang. Lanjutkan dengan pemberian ASI pukul dua siang.

Untuk camilan siang, bayi akan tertarik mencicipi hidangan sekitar pukul empat sore. Akhiri dengan memberikan makan malam pukul enam sore. Selebihnya, berikan ASI, bisa pada pukul delapan dan sepuluh malam, serta pukul dua dini hari.

Bayi memerlukan makanan utama yang mengandung zat gizi yang kurang pada ASI, terutama zat besi. Tepung yang sudah difirtifikasi zat besi dan diencerkan dengan ASI bisa menjadi salah satu pilihan menu. Bayi juga membutuhkan daging, ayam, ikan, telur, aneka buah, dan berbagai macam sayuran. Tidak ada urutan jenis makanan apa yang harus dikonsumsi terlebih dahulu.

Berikutnya, perhatikan tahapan pemberian MPASI. Untuk tahap awal hingga sebulan berikutnya, berikan anak makanan bertekstur halus. Awali dengan satu sampai tiga sendok makan. Porsi makan bayi berusia tujuh hingga sembilan bulan ialah setengah mangkok (125ml) atau gampangnya setengah gelas air kemasan.

Mulai usia tujuh bulan, bayi perlu mendapatkan makanan yang teksturnya lebih kasar. Pada usia sembilan hingga 12 bulan, porsi makannya cukup setengah sampai tiga perempat mangkok ukuran 250 ml. Lantas, ketika berulang tahun, ia dapat mencoba satu mangkuk penuh ukuran 250 ml. Setelah itu, perkenalkan makanan keluarga.

Bila tidak diberi makanan padat, anak akan sangat sulit untuk menerima makanan tersebut. Ia tidak akan terampil mengunyah, menolak makanan padat, dan muntah. Pastikan saat makan, anak duduk di kursi makan, tidak dalam posisi membungkuk, menghadap ke pengasuh, dan tidak sambil bermain.

Pemberian makan tidak boleh lebih dari 30 menit. Jika anak sudah menolak makan, sebaiknya hentikan saja. Jangan dipaksa, karena semakin dipaksa anak malah tidak mau makan.   

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Kamis, 04 Juli 2013

ASI, MAKANAN TERBAIK UNTUK BAYI




Setiap bayi memiliki hak untuk mendapatkan makanan terbaik. Ibu dapat menyediakannya dengan memberikan Air Susu Ibu (ASI). Tidak ada alasan bagi seorang perempuan menolak menyusui bayinya. Payudara perempuan diciptakan memang untuk menyusui buah hatinya.

ASI merupakan makanan terpenting bagi bayi. Kadungan gizi lengkapnyalah yang akan membuat masa depan seseorang kelak menjadi cemerlang, baik dari segi kesehatan, perilaku, hingga kecerdasan intelektual.  Di dalam cairan yang diproduksi tubuh manusia itu terdapat kandungan zat-zat yang sangat berguna, terlebih zat imunitas.

ASI kayak akan laktosa. Belum ada makanan lain yang memiliki kandungan gula susu sebanyak ASI. Zat ini sangat penting bagi pertumbuhan otak yang berlangsung cepat pada tiga tahun pertama kehidupan anak.

Selain itu, di awal produksi ASI, ada kolostrum. Meski volumenya sekitar 0,2 ml saja, kolostrum mengandung banyak antibody. Kolostrum juga mengandung vitamin A. Kolostrum adalah makanan yang paling aman untuk bayi karena dapat melindungi dinding usus bayi yang pada umumnya belum terbentuk sempurna.

Dengan kondisi dinding ususnya yang belum sempurna, bayi hanya bisa menyerap protein bermolekul mungil. Hanya protein ASI yang mampu diserapnya. Sementara susu sapi mengandung protein dengan molekul yang besar sehingga tidak bisa terserap sempurna oleh dinding usus bayi.

Protein bermolekul besar tersebut juga yang membuat bayi merasa lebih kenyang. Bayi yang mendapat susu formula tertidur pulas karena kekenyangan. Perlu diingat, protein dari susu formula tidak baik bagi bayi karena dapat menyebabkan peradangan usus.

Dalam membuat produknya, produsen susu formula memperkaya susu sapi olahan dengan penambahan AHA dan DHA. Faktanya, tubuh membutuhkan enzim lipase untuk mencerna asam lemak esensial tersebut. Lantaran belum memiliki kemampuan untuk memproduksi enzim lipase, bayi tidak bisa mencernanya.

Pada awal menyusui, ASI mengandung lebih banyak protein. Semakin lama, ASI akan mengental menyusul meningkatnya kadar lemak yang dikandungnya. Perubahan ini terjadi dengan menyesuaikan kebutuhan bayi.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

PANDUAN PEMBERIAN MPASI




Ketika berusia enam bulan, bayi membutuhkan energi yang lebih banyak. Air Susu Ibu (ASI) saja tidak cukup. Di usia tersebut, bayi sudah mulai membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI).

Dalam pemberian MPASI, ada empat ketentuan yang mesti diperhatikan pengasuh bayi. Pertama, ketepatan waktu. MPASI tidak perlu diberikan terlalu cepat atau sebaliknya. Berikan saat kebutuhan energi dan nutrien melebihi yang didapatkan dari ASI, yakni di usia enam bulan.   

Kedua, MPASI harus mengandung nutrisi yang cukup dan seimbang. Makanan yang dihidangkan untuk bayi memasok energi, protein, dan mikronutrien. Ketiga, penyiapan, penyimpanan, serta penyajian MPASI harus higienis dan aman. Dan, ke empat, cara pemberian MPASI juga harus tepat. Ini artinya, MPASI diberikan sejalan dengan tanda lapar dan nafsu makan bayi. Frekuensi dan cara pemberiannya juga harus disesuaikan dengan usia bayi.  

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Selasa, 02 Juli 2013

PERAWATAN DIRI SETELAH MELAHIRKAN




Selama kehamilan, Anda pasti mengalami berbagai perubahan baik fisik maupun mental, seperti berat badan bertambah, jari tangan dan kaki menjadi bengkak, emosi pun naik-turun. Selain itu saat hamil, Anda pun akan sering mengalami pegal dan sesak nafas. Namun kondisi ini hanya terjadi selama kehamilan saja, dan segera menghilang setelah melahirkan.

Hanya saja untuk mendapatkan kembali semua kondisi tubuh prima dan bentuk tubuh seperti sebelum hamil, Anda harus melakukan berbagai perawatan setelah melahirkan. Perawatan ini sangat dianjurkan untuk ibu yang baru melahirkan karena selain bisa mengembalikan bentuk tubuh, juga bisa membantu mengharmoniskan hubungan suami-istri.

1. Masa nifas

Anda pasti sudah tahu bahwa masa nifas merupakan "ritual" yang harus dilakukan setelah melahirkan. Dalam masa nifas, Anda dan pasangan harus puasa bercinta selama enam bulan. Masa puasa ini dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi atau pendarahan pada organ intim perempuan.

Setelah melahirkan, organ intim perempuan membutuhkan waktu istirahat untuk mengembalikan fleksibilitasnya. Ketika terjadi penetrasi, bisa jadi akan mengalami infeksi.

Setelah melahirkan juga masih ada darah kotor yang harus dikeluarkan. Ketika terjadi infeksi, darah kotor ini akan terkena bakteri sehingga menimbulkan bau yang tak sedap.

2. Diet

Diet tak cuma dianjurkan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, tapi juga untuk Anda yang baru melahirkan. Bedanya terletak pada kebutuhan asupan dan juga jenis makanan yang dibutuhkan tubuh.

Setelah melahirkan, Anda dianjurkan untuk menyantap makanan yang tinggi protein, zat besi, kalsium, dan serat. Asupan kalori yang dianjurkan berkisar 2700 kalori sehari. Biasanya setelah melahirkan, ibu akan mengalami wasir. Ini sebabnya dianjurkan mengonsumsi banyak serat agar wasir cepat hilang.

Selain asupan makanan, Anda juga disarankan untuk banyak mengonsumsi cairan. Disarankan Anda minum minimal tiga liter air putih dan dua liter susu setiap hari.

3. Perawatan kerampang

Kerampang atau perineum merupakan selaput pembatas antara vagina dan anus. Saat melahirkan, selaput ini akan melebar untuk memudahkan jalan lahir. Bahkan ada juga kemungkinan bahwa kerampang ini akan sobek. Maka selama hamil, ibu disarankan untuk melakukan pijat kerampang.

Tak cuma dirawat selama hamil, kerampang juga harus dirawat setelah melahirkan untuk mengecilkan pembuluh darah di selaput ini. Ada beberapa cara untuk merawatnya, yaitu dengan kompres air dingin, menggunakan pembalut dan celana dalam yang ketat, serta latihan kegel.

Ibu-ibu banyak yang memilih pakai celana dalam yang longgar dengan harapan bisa membantu menyembuhkan rasa sakit setelah melahirkan. Padahal seharusnya, ibu justru pakai celana dalam yang ketat dan pembalut. Pembalut dan celana dalam yang ketat akan menekan luka di kerampang sehingga bisa cepat sembuh.

4. Hormon dan emosi

Perubahan hormon dan emosi ibu hamil dan melahirkan sangat mudah berubah. Hal ini disebabkan karena post partum blues, kurang tidur, kelelahan saat mengurus bayi dan lain-lainnya. Oleh karena itu, setelah melahirkan Anda juga butuh waktu untuk merawat diri sendiri alias me time. Lakukan berbagai hal yang membuat Anda senang seperti ke spa, ke salon, belanja, dan hang out dengan teman-teman.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 01 Juli 2013

BEGINI CARA MENYUSUI YANG BAIK DAN BENAR




Setelah mengetahui segudang manfaat ASI, kini giliran Anda untuk memaksimalkan karunia tersebut untuk buah hati. Proses menyusui yang baik dan benar juga akan meningkatkan produksi ASI. Jadi, jangan lewatkan tips berikut ini :

1. Cuci tangan dengan sabun sebelum menyusui.

2. Susui bayi sesuai keinginannya, jangan dijadwal.

3. Bersihkan puting dan aerola (bagian hitam sekitar puting) dengan air hangat.

4. Dekap bayi dan letakkan kepala bayi pada lipatan lengan Anda. Pastikan Anda dan si bayi dalam keadaan nyaman. Perut bayi menempel pada badan Anda, sedangkan telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus.

5. Waktu mulai menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan keempat jari dan ibu jari diletakkan pada bagian atas payudara.

6. Sentuhkan puting pada pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar. Bayi umumnya memiliki refleks menghisap yang kuat.

7. Masukkan seluruh puting dan aerola ke dalam mulut bayi.

8. Susui bayi dari kedua payudara secara bergantian setiap menyusui. Semakin dikosongkan, maka produksi ASI akan semakin banyak.

9. Sandarkan bayi pada pundak dan usap punggung bayi perlahan-lahan untuk membantunya bersendawa.

10. Jika telah selesai, lepaskan puting susu dengan menahan secara hati-hati payudara. Bila perlu, masukkan ujung jari kelingking dengan lembut ke sudut mulut bayi untuk membuka mulutnya.

11. Untuk Anda, perbanyaklah istirahat dan usahakan agar pikiran tetap tenang. Ingatlah, jika stres Anda meningkat maka produksi ASI Anda akan menurun.

12. Bersihkan dan sterilisasi tempat yang akan digunakan untuk menampung ASI perah.

13. Jika memungkinkan, biarkan suami Anda yang memberikan ASI perah ini agar ia pun lebih terlibat dalam perawatan sang buah hati.

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867
fixedbanner