Kamis, 15 Agustus 2013

MENYUSUI HINDARI WANITA TERKENA KANKER PAYUDARA




Menyusui adalah
hal yang pasti dilakukan oleh wanita setelah melahirkan. Kebiasaan ini ternyata dapat memperkecil kemungkinan mereka terkena kanker payudara daripada wanita yang tidak menyusui. Namun, hal ini berlaku selama wanita menyusui tersebut tidak merokok.

Hal ini berdasarkan penelitian oleh Emilio Gonzalez-Jimenez PhD dari University of Granada, Spanyol, yang mengamati catatan medis 504 perempuan (antara usia 19 dan 91 tahun). Mereka telah dirawat karena kanker payudara di salah satu rumah sakit di kota tersebut.

Lebih lanjut, para peneliti menemukan, rata-rata wanita yang tidak menyusui bayi mereka terkena kanker payudara 10 tahun lebih awal daripada ibu yang menyusui. Analisis tersebut sudah termasuk sejumlah faktor di dalamnya, seperti usia diagnosis kanker payudara, periode menyusui, riwayat keluarga kanker, obesitas, konsumsi alkohol, dan kebiasaan merokok.

“Ada berbagai penjelasan mengapa menyusui tampaknya dapat mencegah kanker payudara, dan nampaknya secara signifikan menguntungkan bagi kesehatan perempuan,” ujar Dr Jimenez.

Dia menambahkan, di antara teori biologis untuk menjelaskan manfaat menyusui yang paling mungkin adalah perubahan hormonal selama kehamilan dan ketika menyusui itu sendiri. Sementara, hasil penelitian menunjukkan kenaikan kemungkinan hidup dalam beberapa tahun pada pasien kanker payudara yang menyusui bayi mereka.

“Menyusui untuk periode lebih dari enam bulan tidak hanya menyediakan anak-anak dengan banyak manfaat kesehatan, tetapi juga melindungi ibu dari penyakit serius seperti kanker payudara,” tutup Dr Jimenez.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

MANFAAT ASPARAGUS UNTUK IBU HAMIL




Sebagai salah satu sayuran hijau, asparagus merupakan jenis sayuran yang paling banyak direkomendasikan untuk dikonsumsi guna mendapatkan keuntungan dari kandungan nutrisinya yang melimpah. Atas dasar kandungan nutrisinya itulah asparagus telah diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia, seperti baik bagi kesehatan sistem kardiovaskular, memperbaiki fungsi hati, mencegah kram saat menstruasi, ataupun memperbaiki kerja ginjal. Manfaat lain dari asparagus dapat dirasakan oleh para wanita hamil. 5 asparagus diketahui mengandung 100 mikrogram asam folat. Asam folat merupakan salah satu nutrisi wajib bagi ibu hamil, karena perannya dalam mencegah terjadinya cacat pada tabung saraf janin, seperti spina bifida dan anencephali.

Selain itu, asam folat juga berperan dalam menjaga kesehatan dari sistem kardiovaskular. Oleh karena itu, asaparagus sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil yang bermasalah dengan hipertensi. Asam folat diketahui memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar homosistein di dalam darah dan menjaga fungsi endotelial pada pembuluh darah. Oleh karena itu, asam folat berfungsi dalam melancarkan peredaran darah di dalam tubuh, serta mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Menurut para ilmuwan, konsumsi 400 mikrogram asam folat atau setara dengan 20 asparagus setiap harinya bermanfaat dalam menurunkan resiko kejadian serangan jantung.

Kandungan asam folat dalam asparagus juga bermanfaat dalam pembentukan sel-sel baru dan dalam proses replikasi DNA, yang merupakan proses penting yang terjadi pada janin pada kehamilan di bulan-bulan pertama. Beberapa penelitian juga menunjukkan khasiat asam folat dalam mencegah terjadinya kanker, beberapa jenis kanker dan kemungkinan penyakit Alzheimer.

Tidak hanya mencegah menyediakan asam folat bagi ibu hamil, asparagus juga mengandung senyawa yang disebut glutathion yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan berperan dalam menangkal serangan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Serangan radikal bebas pada ibu hamil dapat menyebabkan rusaknya DNA dan sel-sel lain pada tubuh janin. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi asparagus maka ibu hamil telah melindungi sel janinnya dari bahaya radikal bebas yang dapat mengancam.

Kandungan inulin dalam asparagus juga bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan ibu hamil. Inulin merupakan jenis karbohidrat yang tidak bisa dicerna oleh tubuh manusia, namun inulin dapat berperan sebagai makanan bagi bakteri-bakteri baik yang ada di dalam saluran cerna ibu hamil sekaligus melindungi tubuh dari serangan bakteri-bakteri jahat. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi asparagus berarti ibu hamil telah mengonsumsi salah satu pangan fungsional yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Ibu hamil hanya yang mengonsumsi satu mangkuk asparagus berarti telah memenuhi 66 persen kebutuhan asam folat per harinya. Selain itu, asparagus juga menyediakan berbagai macam vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin C, E, A, B1, B2, B3, B6, zat besi, mangan, tembaga dan fosfor, serta serat yang penting untuk saluran pencernaan.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Selasa, 13 Agustus 2013

PEMBERIAN ASI BISA SELAMATKAN 30 RIBU ANAK




Pemberian Air Susu Ibu (ASI) tanpa tambahan makanan atau cairan kepada bayi selama enam bulan pertama akan dapat menyelamatkan nyawa setara lebih dari 30 ribu anak setiap tahunnya. Kesehatan anak akan lebih fit lagi kalau pemberian ASI dilanjutkan hingga bayi berusia minimal dua tahun dengan tambahan makanan mulai enam bulan sesuai usia anak. Selain itu pemberian ASI juga akan mendukung kekebalan bayi, sehingga terhindar dari penyakit diare dan kanker.

Pemberian ASI sampai usia dua tahun dengan tambahan makanan pendamping dapat membantu pertumbuhan anak untuk mencapai potensi mereka secara optimal. ASI bukan saja untuk kesehatan bayi, melainkan juga kesehatan bagi sang ibu.

Di Indonesia,hanya 15 persen bayi yang mendapat ASI eksklusif selama enam bulan. Dan, hanya 41 persen dari anak usia enam sampai 23 tahun mendapatkan asupan gizi sesuai rekomendasi kesehatan.

Banyak sekali ibu menyusui yang berhenti menunaikan kewajibannya karena mereka tidak dapat menggabungkan antara bekerja dengan menyusui, dan sejumlah ibu lainnya ada yang berhenti bekerja dengan alasan manajemen membatasi penyimpanan dan pemberian ASI.

Sebenarnya para ibu yang akan menyusui di tempat kerja merupakan hal yang mudah. Perusahaan hanya perlu menyediakan waktu dan ruang bagi seorang ibu untuk memerah ASI dan menyimpannya guna diberikan kepada bayinya saat kembali ke rumah.


Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 12 Agustus 2013

IBU HAMIL, BOLEH MAKAN APA SAJA ?




Saat hamil, sebaiknya bunda lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Walaupun sedang mengandung jabang bayi, bukan berarti makan sekaligus 2 porsi. Hati-hati berat badan yang naik secara berlebihan. Sebaiknya makan dalam jumlah wajar dan pilih menu bermutu untuk kesehatan bunda dan janin di perut.

Sebaiknya konsumsi:

1. Ikan
Ikan laut mengandung banyak omega 3 yang baik untuk perkembangan otak. Namun jika bunda tidak yakin dengan kualitas ikan laut akibat air laut yang tercemar, coba ganti dengan ikan darat. Kebutuhan omega 3 bisa dipenuhi melalui sumplemen anjuran dokter.

2. Telur
Pilih yang difortifikasi omega 3

3. Sayuran
Pilih yang berwarna, jika perlu pilih jenis organik

4. Daging
Pilih yang segar dan bermutu baik. Batasi makan daging bagian jeroan, seperti paru, babat dan usus karena kolesterolnya tinggi.

5. Buah-buahan
Pilih yang segar dan berwarna karena vitaminnya lebih banyak. Cuci bersih kulit buah dengan sabun khusus buah dan sayur, untuk membuang lapisan lilin.

6. Sumber karbohidrat
Beras merah kebih unggul dari beras putih sebab kandungan seratnya lebih banyak, vitamin dan mineralnya 2-3 kali lebih banyak (di antaranya vitamin B) dan zat besinya lebih tinggi. Untuk roti, pilih dari gandum (whole wheat), bukan tepung putih karena seratnya lebih banyak.

7. Minyak goreng
Pilih minyak zaitun jenis untuk menggoreng. Jika pakai minyak goreng kelapa sawit, gunakan minyak baru, jangan bekas (jelantah) karena mengandung zat benzena yang mencetus kanker.

Sebaiknya menghindari konsumsi :

1. Makanan mentah atau setengah matang.


Seperti: telur mentah, daging setengah matang, kerang mentah, sashimi, sushi mentah, dan lain-lain. Juga, hindari makanan olahan dari telur mentah, seperti dressing untuk salad dan mayonnaise segar. Bahan pangan mentah atau setengah matang mungkin saja tercemar kuman penyakit, sehingga menimbulkan infeksi. Misalnya, bakteri Listeria (mengakibatkan keguguran atau janin meninggal dalam kandungan), bakteri Salmonella (memicu keguguran), parasit Toksoplasma (janin berkondisi abnormal), serta bakteri E. coli (merusak usus dan ginjal). 

2. Ikan hiu, sushi mentah, seafood yang diasapkan, serta jenis ikan apapun yang berasal dari air laut atau sungai yang telah terpolusi. 

3. Kafein dan Teh herbal secara berlebihan Kafein bisa ’menembus’ plasenta, sehingga akan memengaruhi detak jantung serta sistem pernapasan janin. Bahkan, beberapa studi menyebutkan, minum kopi secara berlebihan erat kaitannya dengan rendahnya berat badan lahir bayi dan meningkatkan risiko mengalami keguguran dan janin meninggal saat lahir.
Hati-hati dengan beberapa teh herbal yang diramu dengan daun raspberry atau rosemary, sebab bisa memicu terjadinya kontraksi.

4.   Keju dan produk susu mentah atau belum dipasteurisasi
Seperti: susu mentah, keju lunak seperti keju Brie, Camembert, Feta, Blue Cheese, dan Roquefort (kecuali pada label tertera dibuat dari susu yang telah dipasteurisasi). Produk dari susu mentah atau belum dipasteurisasi (dipanaskan sampai suhu 60°C selama 30 menit untuk membunuh bakteri) bisa mengandung sejumlah kuman, yaitu Listeria, Salmonella, E. coli, dan lain-lain, yang menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan.

 5. Minuman alkohol, soda dan minuman lainnya yang kandungan gulanya tinggi
Air putih dan jus buah segar adalah minuman paling baik dikonsumsi siapa pun, terutama bagi ibu hamil.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

fixedbanner