Sabtu, 01 Februari 2014

TEKNIK RELAKSASI MENJELANG PERSALINAN




Relaksasi Pasif


Cari posisi berbaring yang nyaman baik itu berbaring menyamping atau semi-duduk, dengan kepala dan seluruh anggota gerak didukung oleh lantai atau tempat tidur dan bantal. Sediakan cukup waktu untuk mencari posisi yang nyaman, sehingga Anda tidak perlu menggunakan otot-otot Anda untuk menahan diri pada posisi tersebut. Tergantung pada posisi yang anda pilih, Anda mungkin ingin meletakan bantal di bawah salah satu atau kedua lutut, dibawah kepala, atau dibawah perut untuk membuat Anda nyaman dan rileks.

1. Tarik napas panjang atau menguap.

2. Sekarang pusatkan kearah bawah ibu jari kaki dan kaki. Kendurkan. Rasakan betapa hangat dan rileks rasanya.

3. Bayangkan pergelangan kaki Anda kendur dan lemas. Pergelangan kaki Anda sangat rileks dan nyaman.

4. Sekarang giliran betis. Biarkan oto-otot betis rileks- kendur dan lunak. Rasakan enaknya.

5. Sekarang pusatkan pada lutut. Lutut tertopang dan rileks- tidak menahan tungkai kaki Anda pada posisi apapun. Lutut Anda terasa sangat nyaman dan kendur.

6. Bayangkan paha. Biarkan otot-otot paha yang kuat dan besar mengendur. Otot terasa lunak dan berat, dan paha Anda tertopang secara menyeluruh. Rasakan enaknya.

7. Sekarang bokong dan perineum. Secara khusus daerah-daerah ini harus rileks selama persalinan dan pelahiran. Kendurkan. Bayangkan rasanya yang lunak dan nyaman. Saat tiba waktunya, bayi Anda akan berjalan melalui saluran lahir, dan jaringan perineum akan membuka memberi jalan bagi bayi agar meluncur keluar. Biarkan diri Anda rileks, memberi kesempatan bagi perineum untuk rileks dan membuka bagi jalan si bayi.

8. Dan sekarang punggung bagian bawah. Bayangkan bahwa seseorang yang mempunyai tangan yang kuat dan hangat sedang menggosok punggung Anda. Rasanya sangat nyaman. Otot-otot punggung bawah rileks karena sentuhan tersebut dan punggung bagian bawah Anda terasa nyaman. Rasakan kehangatannya. Rasakan hilangnya ketegangan.

9. Dan sekarang biarkan pikiran Anda pindah keperut. Kendurkan otot perut. Biarkan perut Anda naik dan turun sewaktu Anda menarik napas dan mengeluarkan napas. Perut Anda terasa bebas. Pusatkan pada bagian perut bergerak sewaktu Anda bernapas. Bayi Anda mengambang atau berenang didalam air dirahim Anda-sewatu tempat yang aman dan menarik, tempat Anda memenuhi kebutuhan bayi akan makanan, oksigen, kehangatan, pergerakan, dan rangsangan. Bayi mendengar denyut jantung Anda,suara Anda, suara pasangan Anda, dan semua suara yang menarik dari luar. sungguh perawatan yang sangat baik yang Anda berikan pada si bayi ? Anda adalah ibu yang mengagumkan ?

10. Dan sekarang dada. Dada Anda terasa bebas. Sewaktu Anda menarik napas, membawa udara kedalam paru-paru dada mengembang dengan mudah, membuat tempat untuk udara. Sewatu Anda mengeluarkan napas, dada rileks untuk membantu mengalirkan udara keluar. Bernapaslah dengan nyaman dan perlahan, biarkan udara mengalir kedalam dan keluar, hampir seperti pernapasan waktu Anda tidur. Pernapasan yang sederhana ini membantu Anda lebih rileks. Relaksasi membantu Anda bernapas lebih mudah dan perlahan. Sangat nyaman. Sekarang cobalah menarik napas melalui hidung dan keluarkan mmelalui mulut- perlahan dan nyaman, biarkan udara mengalir kedalam dan keluar. Pada puncak siklus kedalam dan keluar, Anda akan melihat hanya sedikit ketegangan pada dada Anda, yang hilang sewaktu Anda mengeluarkan napas. Simak sewaktu Anda mengeluarkan napas. Bunyinya kedengaran rileks dan tenang, hampir seperti bila Anda sedang tidur. Setiap napas yang dikeluarkan adalah napas yang membuat Anda rileks. Gunakan gerak mengeluarkan napas untuk mengeluarkan ketegangan.Ini sangat mirip dengan pernapasan lambat yang akan Anda gunakan selama persalinan. Rasanya nyaman.

11. Dan sekarang bahu. Bayangkan bahu dan punggung bagian atas Anda sedang dipijat. Rilekskan. Lepaskan ketegangan. Rasakan kehangatannya. Rasakan hilangnya ketegangan.

12. Pusatkan pada lengan. Sewaktu mengeluarkan napas, biarkan lengan terletak lemas disamping tubuh anda- dari bahu sampai kelengan bawah, pergelangan tangan, telapak tangan, dan jari-jari. Kendur, dan rileks.

13. Dan sekarang bahu. sema otot pada leher umumnya lunak karena tidak berfungsi menahan kepala ditempatnya. Kepala cukup berat dan tertopang secara total sehingga leher Anda dapat rileks dan nyaman. Rasakan kenyamanannya.

14. Pusatkan pada bibir dan rahang. Keduanya lemas dan rileks. Anda tidak perlu menahan mulut Anda dalam keadaan terbuka atau tertutup.Rasanya nyaman. Tidak ada ketegangan.

15. Dan sekarang mata dan kelopak mata. Anda tidak menahan mata dalam keadaan terbuka atau tertutup. Mata bergerak sesuai dengan keinginannya. Mata tidak terfokus dan tetap dibalik kelopak mata. Kelopak mata rileks dan berat.

16. Pusatkan pada alis dan kulit kepala. Bayangkan betapa hangat dan rileksnya halis dan kulit kepala Anda. Kendurkan. Anda membentuk exspresi yang tenang dan damai diwajah Anda,mencerminkan perasaan hati yang kalem dan damai.

17. Luangkan waktu beberapa saat untuk merasakan dan menikmati perasaan tenang dan sejahtera ini. Anda dapat melakukan relaksasi. Ini kapan pun- sebelum tidur, selama istirahat sore, atau selama istirahat singkat. Ini adalah perasaan yang harus Anda alami selama persalinan. Selama persalinan, Anda tidak melulu berbaring sepanjang waktu. Anda berjalan-jalan, duduk, mandi,dan mengubah posisi. Namun, kapanpun kontraksi datang, Anda harus membiarkan diri Anda merilekskan semua otot yang tidak diperlukan untuk menahan posisi Anda dan merilekskan pikiran,untuk memberikan kepada Anda perasaan damai dan percaya diri. Ini adalah perasaan yang akan membantu Anda memusatkan diri pada pencapaian positif untuk setiap kontraksi, melewati kontraksi tersebut dan membiarkan kontraksi menuntun Anda dalam bernapas dan mendapatkan kenyamanan.

18. Sekarang waktunya untuk mengakhiri sesi rileksasi ini. Tidak perlu tergesa-gesa. Secara perlahan-lahan, buka mata Anda, regangkan, tatap daerah sekitar, dan bangunlah dengan pelan-pelan.

Perhitungan Relaksasi

Sesudah Anda menyadari adanya ketegangan tubuh dan menguasai relaksasi pasif, belajarlah tekhnik untuk melepaskan ketegangan otot secara tepat. Ini khususnya membantu saat anda ingin tidur dimalam hari, saat Anda merasa tertekan dan saat Anda mencoba rileks sesudah mengalami kontraksi selama persalinan. Selain itu, pernapasan yang terorganisir pada awal setiap kontraksi dapat digunakan untuk perhitungan relaksasi cepat.

Mempraktikan Perhitungan Relaksasi

Tarik napas melalui hidung. Sewaktu Anda mengeluarkan napas melalui mulut, lepaskan tegangan otot diseluruh tubuh. Pertama-tama gunakan lima pernapasan lambat untuk melakukan hal tersebut, dengan merilekskan daerah yang berbeda setiap tarikan napas. Kemudian cobalah merilekskan semua daerah dengan satu tarikan napas yang perlahan. Bayangkan sebagai gelombang rileksasi yang mengalir kebawah diseluruh tubuh dari kepala ke jari kaki.

5. Kepala, leher, dan bahu.
4. Lengan, tangan, dan jari-jari.
3. Dada dan perut.
2. Punggung, bokong, dan perineum.
1. Tungkai, kaki, dan jari kaki.
Sewaktu berlatih, gunakan penarikan napas sebanyak mungkin untuk mendapatkan rileksasi tubuh secara total.

Relaksasi Sentuhan

Pada relaksasi sentuhan, Anda memberi respons terhadap sentuhan pasangan Anda dengan merilekskan atau mengendurkan otot-otot yang tegang. Selama kehamilan, relaksasi sentuhan adalah cara yang menyenangkan untuk mempraktikkan relaksasi. Selama persalinan, Anda dapat menggunakan sentuhan, usapan, atau pijatan orang yang menemani Anda sebagai isyarat nonverbal untuk relaks.

Posisi mulai : Berbaring menyamping atau duduk pada posisi yang nyaman.

Latihan : Kontraksikan serangkaian otot dan mintalah pasangan Anda menyentuh otot-otot tersebut dengan tangan secara rileks dan tegas, menyesuaikan jari-jarinya dengan bentuk bagian tubuh Anda yang tegang. Lepaskan ketegangan otot dan rileks sesuai dengan arah sentuhan pasangan Anda. Bayangkan tegangan tersebut mengalir keluar dari tubuh Anda.

Pasangan Anda dapat menggunakan beberapa jenis sentuhan berikut ini. Cari jenis sentuhan yang Anda sukai, tetapi peraktikan semua metode tersebut, karena selera Anda mungkin berubah selama persalinan.

Sentuhan diam. Pasangan menahan tangannya dengan kuat ditempat sampai ia merasakan bahwa Anda telah rileks.

Tekanan kuat. Pasangan Anda memberi tekanan dengan ujung jari atau seluruh telapak tangannya atau daerah yang tegang . Pasangan Anda secara berangsur-angsur melepas tekanan tersebut. Anda memberi respons dengan melepaskan ketegangan pada otot sewaktu Anda merasa bahwa pasangan Anda melepaskan tekanan secara berangsur-angsur.

Mengusap. Pasangan Anda mengusap dengan ringan atau kuat daerah yang tegang. Saat mengusap lengan atau kaki Anda tangannya bergerak menjauh dari pusat tubuh Anda.

Memijat. Pasangan Anda menggosok atau menekan dengan kuat otot-otot yang tegang ini umum digunakan untuk daerah punggung dan leher, meskipun otot manapun juga dapat dipijat dengan cara seperti ini.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

PELAJARAN PERTAMA UNTUK BAYI




Begitu lahir, bayi sudah sangat peka dan sadar terhadap lingkungan. Anda bisa mempererat hubungan dengan bayi sambil menstimulasi panca inderanya. 
Manfaatkan seluruh panca indera Anda, libatkan pula intuisi, lalu jalinlah hubungan erat dengan anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan mencerdaskan berikut ini:
  • Kemampuan visual bayi masih sangat terbatas. Jarak pandang terjauhnya tidak lebih dari 25 cm. Maklum, dunianya masih sebatas payudara dan wajah ibu saat disusui. Ikatan batin antara Anda dan bayi bisa dipupuk melalui tatapan mata. Yang bisa Anda lakukan: tataplah matanya selama menyusui bayi. Berbicaralah dengan memfokuskan pandangan kepadanya. Biarkan pula jemari mungilnya menyentuh wajah Anda untuk lebih mengenal Anda, orang yang paling dekat dengan dirinya.
  • Sentuhan berperan sebagai pelengkap ‘pelajaran pertama’ mengenal dunia di hari-hari pertamanya. Yang bisa Anda lakukan: sentuhlah kulitnya yang halus dan lembut sesering mungkin. Sentuhan indera peraba Anda pada kulit bayi memungkinkan Anda berdua untuk saling mengenal lebih dalam satu sama lain. Rangsang ini juga penting untuk menstimulasi ujung syaraf peraba bayi. 
  • Telinga adalah salah satu dari ‘pintu masuk’ informasi ke dalam otak bayi. Suara dan kata-kata lembut bernada positif, akan menjadi sebuah masukan yang baik dalam benak anak. Semakin banyak data baik yang Anda masukan ke dalam otak bayi lewat pendengaran, akan semakin kaya pula perbendaharaan bayi tentang kebaikan. Yang bisa Anda lakukan: ucapkanlah kata-kata positif dengan nada lembut di telinganya, baik dengan menyebut namanya, maupun doa serta harapan. Nyanyikan lagu pengantar tidur, atau senandungkan langsung dengan nada lembut saat memberinya ASI.
  • Indera penciuman bayi sangat aktif. Indera ini pula yang membantu bayi mengenali sosok kedua orang tuanya, terutama ibu melalui kegiatan menyusui. Beberapa peneliti berhasil mengungkap bukti bahwa ibu dan bayinya dapat saling mengenali melalui aroma tubuh masing-masing. Aroma yang dikenali oleh bayi, akan membuatnya tenang dan tidak rewel, serta merangsang bayi untuk minum ASI dengan lancar.
Sekalipun kegiatan stimulasi pancaindera ampuh mempererat ikatan (attachment) dengan bayi yang baru lahir, tak perlu memaksakan diri dengan terus-menerus memberi rangsang. Daya tahan bayi untuk memperoleh stimulasi masih sangat terbatas. Pada umumnya, hanya mampu menerima rangsang 3 – 5 menit saja. Jadi, biarkan kegiatan yang mendekatkan Anda dengan anak terbentuk secara alami, dan lakukan latihan sesuai intuisi Anda sebagai Ayah dan Bunda.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

MERAWAT TALI PUSAT BAYI




Sampai tali pusat bayi lepas (antara 5-21 hari), bayi sebaiknya tidak dimandikan langsung dalam air alias dilap saja, agar tali pusat tidak lembab dan tetap kering. Jika ingin dimandikan, usahakan agar tali pusat tidak banyak terkena air. Sebelum mengganti kain kasa yang membungkus tali pusat bayi, siapkanlah semua benda yang Anda butuhkan. Setelah itu, lakukanlah penggantian kain kasa dengan hati-hati, namun mantap. Perawatan ini dapat dilakukan dua kali sehari.


Yang dibutuhkan:
  • Kasa steril beralkohol dalam kemasan praktis. Dapat juga menggunakan kain kasa steril yang dicelupkan pad aalkohol 70%.
  • Alkohol 70 %.
  • Bola-bola kapas yang lembut dan steril, jika diperlukan.
Jika Anda ingat dahulu, para ibu menutup tali pusat dengan gurita bertali atau  semacam jaring yang elastis. Kini, tindakan itu  tidak dianjurkan lagi oleh dokter.

Ke dokter jika:
  • Bayi demam.
  • Pangkal tali pusat terlihat kemerahan.
  • keluar cairan berbau atau darah dari pangkal tali pusat.
  • Bayi selalu menangis ketika kulit di skeitar tali pusat disentuh dengan jari. Bila bayi menangis karena merasa dingin terkena alkohol, hal ini normal. 


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

MERENCANAKAN KEHAMILAN YANG TEPAT





Memutuskan untuk memiliki anak adalah salah satu tahapan terbesar dalam kehidupan manusia. Karena itu, langkah ini tak bisa diambil secara sembarangan.



Pasangan yang sudah tak sabar ingin memiliki momongan dan sedang merencanakan kehamilan perlu memperhatikan beberapa hal, terutama masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa langkah yang sebaiknya Anda lakukan jika saat ini tengah mempersiapkan kehamilan :

1. Mengunjungi dokter


Penting untuk mengunjungi dokter jika Anda dan pasangan tengah merencanakan kehamilan. Anda perlu mengetahui keadaan rahim dan kesehatan Anda. Apakah kesehatan tubuh dan rahim Anda mendukung untuk memiliki anak atau ada hal yang harus dilakukan untuk membantu Anda lebih cepat mendapat momongan.

Dengan mengunjungi dokter, Anda juga bisa mengetahui sejarah penyakit yang pernah diderita dan efeknya terhadap kemungkinan untuk hamil. Suami dan istri perlu melakukan tes kesehatan untuk mengetahui apakah mereka cukup sehat untuk memiliki momongan dalam waktu dekat.

2. Tingkatkan konsumsi asam folat

Wanita yang merencanakan kehamilan harus memiliki tingkat asam folat yang baik dalam tubuhnya. Hal ini penting sebagai bekal kehamilan. Untuk itu, tak ada salahnya meningkatkan konsumsi asam folat saat merencanakan kehamilan agar Anda tak kekurangan nutrisi tersebut. Makanan yang banyak mengandung asam folat antara lain brokoli, seledri, wortel, asparagus, dan lainnya.

3. Hentikan kebiasaan buruk


Kehamilan dan memiliki anak akan mengubah gaya hidup wanita. Salah satunya adalah membuat mereka berhenti melakukan kebiasaan buruk seperti minum alkohol atau merokok. Agar cepat hamil, penting bagi calon ibu untuk berhenti melakukan kebiasaan yang buruk untuk kesehatan. Karena nantinya kebiasaan ini tak hanya mempengaruhi diri mereka, tetapi juga bayi dalam kandungan. Beberapa kebiasaan buruk juga diketahui bisa menghambat proses kehamilan.

4. Makan makanan sehat

Jika berencana untuk cepat hamil, mulai saat ini calon ibu harus membiasakan diri mengonsumsi makanan-makanan sehat dan bernutrisi. Ini untuk membiasakan tubuh mereka mengonsumsi makanan yang sehat serta menyiapkan tubuh yang sehat sebelum kehamilan.

5. Cek berat badan

Mengecek berat badan adalah salah satu langkah ideal untuk dilakukan sebelum merencanakan kehamilan. Sangat penting untuk mengetahui berat badan sebelum hamil karena informasi tersebut nantinya akan diperlukan ketika ibu mengandung.

6. Makan ikan

Eits, hanya karena ikan mengandung asam lemak yang baik untuk kesehatan, bukan berarti calon ibu bisa makan sembarang ikan seenaknya. Para ahli menjelaskan bahwa beberapa ikan yang baik dikonsumsi sebelum hamil adalah ikan salmon.

7. Olahraga

Jika sebelumnya calon ibu malas berolahraga, sebaiknya mulai biasakan berolahraga untuk kesehatan tubuh. Melakukan olahraga akan membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Tubuh yang sehat tentunya dibutuhkan oleh calon ibu agar cepat hamil dan saat mengandung nantinya.

8. Periksa kesehatan gigi

Para ahli mengungkap bahwa ketika hamil wanita lebih mudah mengalami masalah pada mulut dan gigi. Hal ini diperkirakan akibat perubahan hormon yang membuat wanita lebih mudah terkena penyakit gusi. Untuk itu, sangat baik bagi calon ibu untuk memeriksakan gigi mereka sebelum hamil. Dengan begitu, mereka lebih cepat mengetahui jika ada masalah gigi dan lebih cepat mengobatinya.

9. Hindari infeksi

Ketika merencanakan kehamilan, sebaiknya perhatikan kesehatan dan perawatan diri sendiri, terutama daerah pribadi. Infeksi kandung kemih adalah salah satu hal yang harus diwaspadai oleh wanita sebelum mereka merencanakan kehamilan.

10. Ketahui masa subur

Mengetahui masa subur akan sangat membantu bagi wanita untuk cepat hamil. Selain itu, pastikan juga Anda tak sedang memakai alat kontrasepsi atau minum pil KB. Jika sebelumnya Anda tengah menggunakan alat kontrasepsi, bicarakan hal ini dengan dokter Anda.

Itulah beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan oleh pasangan, terutama wanita, jika sedang berusaha merencanakan kehamilan. Sangat penting untuk memastikan tubuh dalam keadaan sehat dan prima sebelum hamil, sehingga ibu bisa terhindar dari penyakit atau komplikasi dan memenuhi nutrisi diri serta janin selama kehamilan.



Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867
fixedbanner