Kamis, 06 Maret 2014

ATASI BILIRUBIN DENGAN ASI




Hal yang sering terjadi saat anak mengalami penumpukan bilirubin, penyebab bayi kuning setelah lahir, adalah tawaran susu formula (sufor) dari tenaga kesehatan di rumah sakit. Padahal, secara ilmiah, sufor tidak cocok mengatasi isu bilirubin ini.

Di usus bayi ada enzim bernama beta-glukoronidase yang bisa mengatasi bilirubin. Enzim tersebut juga terkandung dalam air susu ibu (ASI), sehingga ASI adalah satu-satunya asupan yang mempercepat penurunan tingkat kuning pada bayi.

Sufor sama sekali tidak efektif menurunkan bilirubin pada bayi, karena tidak memiliki enzim yang mengikat bilirubin untuk mengeluarkannya dari tubuh. Selain itu, penentuan tingkat bilirubin hanya untuk mengecek, perlu atau tidak si anak menjalani terapi sinar.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

Selasa, 04 Maret 2014

CARA AJAIB ASI BERUBAH DARI WAKTU KE WAKTU



ASI yang pertama kali keluar setelah melahirkan disebut kolostrum, mengandung Immunoglobin IgA yang membantu melindungi bayi, sampai sistem kekebalannya berfungsi dengan baik. Jumlahnya relatif sedikit, karena menyesuaikan dengan kebutuhan bayi dan ukuran lambungnya yang masih sangat kecil.

Pada usia 3-4 hari, payudara mulai memproduksi ASI yang tipis, berair, dan manis. Hal ini memuaskan kehausan bayi, serta menyediakan protein, gula, dan mineral yang sangat dibutuhkan bayi. Seiring usia, ASI semakin pekat, hal ini semakin menjawab kebutuhan bayi yang lapar. Komposisi ASI berkembang secara dinamis dan variatif, sejalan dengan kebutuhan bayi yang berbeda dari hari ke hari.

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867



TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

Senin, 03 Maret 2014

TANTANGAN MENYUSUI UNTUK WANITA KARIR



Bagi wanita karier yang bekerja di luar rumah, memberi air susu ibu (ASI) eksklusif kadang bisa menjadi masalah yang pelik. Jam kerja yang panjang, apalagi jika jarak rumah ke tempat kerja relatif jauh, membuat mereka tak bisa pulang sewaktu-waktu untuk memberi ASI secara langsung kepada si buah hati. Tetapi, bukan berarti hal itu menjadi penghalang untuk memberikan yang terbaik bagi si kecil.

Dengan berbekal, breast pump (pompa ASI) dan botol ASI, ibu menyusui yang bekerja bisa melakukan pumping atau memerah ASI di sela-sela waktu bekerja di kantor. Proses pumping bisa dilakukan minimal tiga jam sekali. Awalnya, saat baru pertama kali pumping, mungkin ASI yang bisa didapatkan hanya sedikit. Tapi semakin sering pumping, produksi ASI justru akan semakin banyak..

Memang untuk bisa melakukan pumping di kantor, sang ibu harus sedikit repot.
Karena setiap aklan bekerja harus membawa cooler bag berisi pompa ASI, ice gel, botol ASI, serta celemek menyusui. Namun hal itu tetap saja nyaman untuk dilakukan demi si buah hati.

Tantangan berikutnya yang dihadapi wanita karier sekaligus ibu menyusui adalah mencari tempat untuk memerah susu atau pumping. Ini tentu bukan perkara gampang terutama jika di kantor tak tersedia ruangan khusus laktasi. Tak hanya itu, pumping juga butuh keleluasaan waktu sekitar 15-30 menit tergantung banyaknya susu yang diperah.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


 TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

RUTINITAS JELANG TIDUR YANG DISUKAI BAYI





Mandi air hangat, pijatan lembut, dan kegiatan waktu tenang menjelang tidur dapat membuat bayi lebih pulas. Air hangat terbukti membantu bayi rileks dan pulih dari kelelahannya. Dilanjutkan dengan pijatan lembut, bayi akan merasa lebih tenang dan bertambah dekat dengan pengasuhnya. Setelah mengeringkan tubuh bayi, tuangkan sedikit baby oil ataupun pelembap ke telapak tangan dan mulailah memijatnya dengan lembut.

Mengusap, mengurut, atau memijat akan merangsang taktil kinestetik, komunikasi verbal, dan menjalin kasih sayang antara bayi dengan pengasuhnya. Mulailah dengan pijatan ringan dan perlahan, lalu tingkatkan tekanan saat bayi terlihat nyaman. Mengingat pentingnya manfaat pijat bayi, stimulasi ini sebaiknya dilakukan orang tua bayi. Ayah dan ibu sebaiknya mendapatkan pelatihan keterampilan stimulasi pijat bayi.

Durasi pijat bayi cukup 15 menit. Ayah dan ibu dapat melakukannya dua sampai tiga kali sehari sebagai suatu rutinitas. Jika bayi tidur pukul 20.00 WIB maka pijatlah pada pukul 19.00 WIB. Sebagai penutup hari, buatlah suasana rileks dengan menikmati waktu tenang bersama bayi. Pelankan volume suara anda, nyanyikan lagu tidur, atau bacakan cerita.   

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867  

TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

MEMBENTUK KEBIASAAN TIDUR YANG BAIK UNTUK ANANDA




Tiap orang membutuhkan tidur yang berkualitas. Pada fase kanak-kanak, tidur banyak sekali manfaatnya. Istirahat total yang berkualitas berguna untuk perkembangan sosial, kognitif, dan fisik anak. Tidur malam yang tidak cukup pada bayi dan anak dapat menyebabkan rasa mengantuk berlebihan pada siang hari. Anak akan menjadi rewel, mengalami masalah belajar dan ingatan, serta menjadi agresif dan hiperaktif. Anak juga rentan mengalami cedera yang tidak disengaja dan gangguan fungsi ketahanan tubuh dan metabolisme.

Tidur yang kurang juga merugikan orang tua. Ayah dan ibu akan terlampau letih dan stres. Jika dibiarkan, kondisi itu akan mengganggu keharmonisan keluarga. Lalu, kapan anak disebut cukup tidur ? Setiap anak membutuhkan waktu tidur yang berbeda, bergantung usianya.

Total waktu tidur siang dan malam bagi bayi baru lahir idealnya sekitar 10,5 sampai 18 jam. Di awal kelahirannya, bayi belum memiliki pola tidur teratur yang pasti. Kelak, di usia dua sampai 12 bulan, ia akan tidur 14 sampai 14,5 jam. Waktu tidur malam berangsur memanjang dan jam tidur siang mulai menetap. Ketika bayi berusia 12 hingga 36 bulan, waktu tidurnya sekitar 13 sampai 14 jam. Tidur malamnya semakin panjang dan kebutuhan tidur siang berkurang pelan-pelan.

Ada tiga macam perlakuan orang tua yang dapat secara signifikan memperbaiki jumlah dan kualitas tidur bayi. Kegiatan rutin yang teratur menjelang tidur, tidur sebelum pukul 21.00 malam, dan belajar tertidur sendiri merupakan kuncinya. Terapkan ketiga hal tersebut agar buah hati mendapatkan tidur yang berkualitas.
Dengan kegiatan rutin menjelang tidur, 86 persen bayi akan tertidur dalam 30 menit. Ia tidak akan gelisah, menangis saat tidur, atau pun terbangun pada malam hari. Lantas, bayi yang tidur sebelum pukul sembilan malam dapat tidur satu jam lebih lama dari bayi yang tidur setelah waktu tersebut. Bayi yang tidur lebih sedikit pada malam hari tidak dapat mengejar kekurangan waktu tidurnya dengan tidur siang lebih lama.

Agar buah hati dapat tidur sebelum pukul sembilan malam, lakukan penyesuaian irama hidup keluarga. Ketika bayi berusia satu sampai dua bulan, kondisikan ia untuk masuk ke peraduan. Selain itu, anak juga perlu belajar tidur sendiri.

Ananda akan membuat asosiasi tidur dengan kebiasaan yang dialaminya menjelang terlelap. Misalnya, ketika orang tua memberikan anaknya minum sebelum tidur, mengayun sampai tertidur, atau bahkan sekadar menemani di kamar. Bayi yang diperlakukan demikian akan selalu memerlukan kehadiran orang tua setiap kali terbangun pada malam hari. Bayi yang diayun sampai tertidur akan perlu diayun kembali sampai tertidur ketika ia terbangun.

Agar asosiasi itu tidak terbentuk, orang tua sebaiknya meletakkan bayinya ketika ia mulai mengantuk, tapi masih terjaga. Dengan begitu, bayi dapat tertidur dengan sendirinya. Praktikkan tips ini saat bayi berusia antara tiga sampai enam bulan. Inilah masa terbaik untuk membentuk kebiasaan tidur anak. Di usia enam bulan, bayi sudah mampu menenangkan diri sendiri untuk terlelap.


Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867  


TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI
fixedbanner