Minggu, 18 September 2011

Manfaat ASI Bagi Ibu, Anak, Keluarga, dan Negara

1. ) Air Susu Ibu atau ASI adalah susu yang diproduksi oleh manusia (Perempuan/Ibu) untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. ASI diproduksi karena pengaruh hormon prolactin dan oxytocin setelah kelahiran bayi. ASI pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

2. ) Selain memberikan gizi yang lengkap dan alami, ASI juga memberikan keseimbangan yang tepat antara protein, karbohidrat, lemak dan mineral yang menyebabkan air susu ibu dapat dicerna dengan mudah. ASI memberikan proteksi alamiah dengan cara mengalirkan antibodi penting dari ibu ke bayinya, sehingga sang bayi tidak mengalami berat badan, menderita alergi ataupun infeksi karena terkena bakteri. Menyusui memberikan manfaat psikologis kepada bayi karena melalui menyusui ia merasakan kehangatan dan kedekatan fisik ibunya, menikmati suara dan wajah ibunya, sekaligus memuaskan kebutuhan untuk mengisap.

3. ) Keuntungan yang didapat seorang Ibu atau wanita yang menyusui diantaranya, seorang ibu memperoleh hubungan yang unik dan menyenangkan dengan bayi ketika menyusui, karena memberi ASI hanya dilakukan setiap 9 bulan sekali. Manfaat lainnya adalah ketika sang bayi mengisap ASI, rasa ketidak nyamanan pada payudara sang ibu yang dipenuhi air susu akan hilang. Menyusui juga dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh sang ibu lebih cepat, sekaligus membantu uterus cepat menyusut ke ukuran normalnya. Resiko terjadinya kanker ovarium pada payudara wanita yang memberikan ASI bagi bayinya lebih kecil dari pada wanita yang tidak menyusui.

4. ) Manfaat untuk keluarga, tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli susu formula. Lebih praktis saat berpergian karena tidak perlu membawa botol, susu, air panas, dan segala macamnya. Bayi yang sehat karena diberi ASI dapat menghemat biaya kesehatan dan mengurangi kekhawatiran keluarga.

5. ) Manfaat untuk negara yaitu bayi yang sehat membuat negara lebih sehat, melindungi lingkungan karena tidak adanya pohon yang digunakan sebagai kayu bakar untuk merebus air untuk membuat susu adik. Dan yang paling penting dan paling utama adalah dapat menghemat devisa negara karena tidak perlu mengimpor susu formula.

6. ) Dan yang terakhir, menyusui adalah salah satu cara memberi makan bayi yang menyenangkan dan ekonomis. Persediaan susu yang suhunya tepat dan selalu tersedia setiap kali bayi membutuhkannya.








Senin, 05 September 2011

kurir asi jempolan


“…..kebahagiaan seorang Ibu yang baru melahirkan adalah, apabila bisa menyusui sang buah hati dengan ASI, apalagi kalau sampai 2 tahun. Walapun wanita bekerja, ASI adalah hak seorang anak, jadi jangan ada alasan apapun untuk tidak memberikan ASI........”

Selamat Pagi para Ibu Menyusui !!! Layanan KURIR ASI by AMURA COURIER, sudah mulai bisa dipesan lagi mulai hari ini, 6 SEPTEMBER 2011
( setelah libur Lebaran )

Hubungi kami di :
Phone : 02140986092,
SMS : 08569513867.

Minggu, 04 September 2011

TIPS MENYIMPAN ASI


Kembali masuk bekerja setelah cuti bagi ibu yang sedang menyusui bayinya memang seringkali menimbulkan kebingungan dan pertanyaan. Mungkin informasi berikut ini bisa berguna:

1. Beli kulkas baru?

Seberapa sering kulkas dibuka, jika memang dalam sehari kulkas sering dibuka sehingga bisa menjadikan suhu di dalam kulkas tidak terlalu dingin, mungkin perlu dipertimbangkan untuk membeli kulkas khusus guna menyimpan ASI. Namun jika kulkas jarang dibuka dan tidak banyak benda-benda yang berada di dalamnya, maka bisa mempergunakan kulkas lama. Yang perlu diperhatikan adalah kadar kedinginan suhunya, yang ideal adalah 0°- 4° celcius untuk bagian yang di luar freezer, dan sekitar -15° celcius untuk bagian freezer kulkas satu pintu

2. Freezer atau kulkas?

Yang perlu dipertimbangkan adalah berapa lama kebutuhan penyimpanan ASI perah tersebut. Bagian freezer kulkas satu pintu (suhu -15° celcius) dapat tahan menyimpah ASI perah selama dua minggu. Sedangkan untuk kulkas dua pintu, bagian freezer-nya (suhu -18° celcius) dapat menyimpan ASI perah sampai dengan jangka waktu tiga bulan. Jika membutuhkan jangka waktu lebih lama lagi untuk menyimpan ASI perah, maka penggunaan freezer tunggal dapat dipertimbangkan.

3. Jumlah minimum persediaan ASI perah.

Sebenarnya tidak ada jumlah minimum yang harus bisa dicapai ibu untuk bisa menyiapkan cadangan ASI perah. Yang disarankan, ibu memerah dan menyimpan stok sebanyak-banyaknya, jika mungkin proses ini dimulai sekitar satu bulan sebelum mulai masuk kerja kembali. Tujuannya agar ibu semakin terbiasa memerah ketika masuk kerja nanti dan untuk menyiapkan cadangan ASIP.

4. Wadah ASI perah.

Untuk penyimpanan, dapat menggunakan botol kaca, botol plastik PP, atau plastik untuk ASI

5. Memerah langsung ke dalam botol?

Yang disarankan untuk penampung ASI ketika memerah adalah wadah yang bermulut lebar (misalnya mangkuk kecil), karena jika memerah dengan tangan, dan teknik memerahnya baik, biasanya ASI akan memancur keluar dari payudara dengan deras. Jadi cukup menyulitkan jika langsung ditampung dengan botol. Selain itu pembersihan wadah dengan mulut lebar juga akan lebih mudah. Jadi sebaiknya untuk penampungan awal hasil pemerahan menggunakan wadah bermulut lebar, kemudian baru dipindahkan ke wadah yang akan dipakai sebagai tempat penyimpanan ASI perah tersebut di kulkas atau freezer.

Semoga bermanfaat......

Senin, 15 Agustus 2011

ASI dan Kemandirian Anak


Bulan Agustus menjadi momen sangat penting bagi wanita Indonesia. Pasalnya, bukan hanya secara rutin HUT (hari ulang tahun) Kemerdekaan Bangsa Indonesia dirayakan pada bulan berangka delapan ini, tapi kali ini juga bertepatan dengan bulan Ramadan dan peringatan Hari ASI (Air Susu Ibu) Sedunia. 


Peringatan Hari ASI Sedunia merupakan bentuk penghargaan kepada pentingnya air susu ibu bagi kualitas kehidupan masa depan anak-anak di seluruh belahan dunia, sekaligus penghormatan bagi sosok ibu yang menyusui anaknya. 

Bahwa ASI sangat penting bagi perkembangan dan pertumbuhan anak, ini tidak ada yang dapat menyangkal. Penelitian ilmiah menunjukkan, perkembangan kemampuan otak pada anak yang diberi ASI lebih baik dari pada anak yang tidak diberi ASI. IQ (intelegensi quotient) anak yang mengonsumsi ASI 9 poin lebih tinggi. 

ASI memberikan nutrisi yang paling baik dan paling lengkap bagi pertumbuhan anak. ASI juga memberi imunitas anak terhadap beraneka macam penyakit. Seperti infeksi telinga, diare, demam, dan melindungi dari sudden infant death syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada anak. 

Air susu ibu melindungi anak dari alergi makanan. ASI pun sangat praktis. Tidak hanya selalu siap kapan pun, tapi komponen ini juga mampu berubah sesuai perubahan kebutuhan nutrisi yang diperlukan anak seiring pertumbuhan. Dengan demikian pemberian ASI akan menghemat pengeluaran keluarga. 

Menurut Mia Sutanto, Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kelompok peneliti di Australia pada 2009, ASI mampu mengurangi resiko delapan gangguan mental terhadap anak. Kemudian, Catharina Svanborg, profesor imunologi klinis di Universitas Lund, Swedia, menemukan bukti bahwa ASI juga melindungi anak dari resiko kanker. 

Catharina dan rekan peneliti lainnya yang berpusat di Universitas Lund ini menjelaskan, kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanker sebagai penemuan yang ajaib. Tentu saja masih banyak lagi fakta tentang pentingnya ASI bagi perkembangan dan pertumbuhan anak. 

Manfaat ASI lebih jauh, menurut Mia Sutanto, bukan hanya meningkatkan kecerdasan IQ, tapi juga menaikkan EQ (emotion quotient) dan SP (spiritual quotient). Artinya, pemberian ASI secara benar dapat menimbulkan kemandirian dan kepercayaan diri pada anak. 

“Tidak kalah penting, menyusui punya dampak bagus bagi kedekatkan hubungan emosional anak dengan ibu, bahkan bapaknya,” kata Mia. Menurut Mia, kita patut bersyukur, karena wanita Indonesia umumnya, baik yang tinggal di wilayah di perdesaan (rural) maupun perkotaan (urban) memiliki budaya yang kuat untuk menyusui anaknya. 

Rabu, 10 Agustus 2011

Ini Dia Manfaat Lain ASI : Mencegah Perilaku Buruk Anak Di Kemudian Hari


Hanya empat bulan menyusui dapat mengurangi risiko anak-anak menjadi bersikap buruk hampir sepertiganya, kata hasil penelitian.

Penelitian yang sama menemukan, 16 persen anak-anak yang dibesarkan dengan  susu formula dalam empat bulan pertama kehidupannya memiliki masalah termasuk kecemasan, berbohong, mencuri, dan hiperaktif - lebih dari dua kali lipat mereka yang mendapatkan ASI untuk kurun yang sama.

Ketika pengaruh lainnya diperhitungkan, seperti latar belakang sosial dan ekonomi, pengurangan risiko masalah perilaku pada usia lima tahun disebabkan oleh menyusui 30 persen, menurut penelitian Universitas Oxford.

Studi yang dilakukan terhadap 9.500 ibu dan bayi ini dipimpin oleh Dr Maria Quigley, dari The National Perinatal Epidemiology Unit di Oxford University. Quigley mengatakan kemungkinan alasan untuk temuan termasuk interaksi antara ibu dan anak karena kontak fisik dekat dari usia dini.

Dalam studi itu, bayi yang diteliti yang mendapatkan sedikitnya empat bulan ASI. Orang tua diminta untuk mengisi kuesioner yang dirancang untuk menilai perilaku anak-anak mereka pada usia lima tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 persen anak-anak dengan susu formula dan 6 persen anak-anak disusui diberi skor abnormal, yang menunjukkan masalah perilaku.
 Quigley berkata, "Kami menemukan bahwa anak-anak yang diberi ASI selama minimal empat bulan kurang cenderung memiliki masalah perilaku pada usia lima tahun. 
Namun demikian, pengamatan yang mungkin belum akibat langsung dari menyusui - itu bisa saja ke sejumlah faktor," katanya.

Ibu baru disarankan untuk menyusui selama enam bulan pertama untuk melindungi bayi mereka dari kembung perut, infeksi dada, asma, eksim, dan alergi. Inggris merupakan negara dengan  tingkat menyusui terendah di Eropa, dengan hampir satu dari tiga ibu-ibu baru tidak pernah mencoba memberikan ASI pada bayinya.
fixedbanner