Kamis, 20 Juni 2013

DIET AMAN UNTUK IBU MENYUSUI




Menurunkan berat badan pada ibu yang sedang menyusui dengan cara mengurangi kalori makanan tidak dianjurkan, karena dapat memengaruhi jumlah maupun kualitas ASI yang dihasilkan. Agar kuantitas dan kualitas ASI tetap terjamin, ibu menyusui harus menambah asupan per harinya sekitar 300 kkal.

Lalu adakah cara aman untuk menurunkan berat badan namun tetap dapat menyusui ? Berikut beberapa tips yang dapat dicoba :

* Tetaplah menyusui bayi sampai usia 2 tahun, karena tubuh ibu yang menyusui akan memproduksi hormon yang dapat membantu menurunkan berat badan dan mengembalikan bentuk tubuh secara alami. Ada beberapa penelitian yang mengatakan, dengan menyusui, tubuh membakar sekitar 300-500 kkal/hari. Ini setara dengan bersepeda selama 1 jam.

* Pilihlah jenis makanan dengan lebih banyak mengonsumsi sayur, buah, karbohidrat kompleks, lemak skim, dan sumber protein rendah lemak, serta cukup cairan. Contoh susu skim atau susu low fat, daging ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, tempe, maupun kacang-kacangan.

* Hindari makanan yang cepat saji (junk food), makanlah dalam porsi kecil dan sering (biasanya diberikan dalam 6 kali pemberian, dengan 3 kali makan utama berupa sarapan - makan siang - makan malam dan 3 kali snack). Jangan melarikan rasa tegang atau stres pada makanan, namun alihkan dengan bermain bersama si kecil atau mengajak si kecil berjalan-jalan sehingga ikut menyumbang pembakaran kalori.

* Olahraga sebaiknya dilakukan setelah selesai menyusui, untuk mengurangi rasa tidak nyaman di payudara dan menggunakan pakaian yang memang khusus didesain untuk ibu yang sedang menyusui.

* Mulailah dengan gerakan ringan seperti berjalan (jika sulit meninggalkan bayi, aktivitas berjalan dapat dilakukan bersama bayi sambil berjemur matahari pagi), bersepeda, atau berenang. Semua dilakukan senyaman mungkin. Jika sudah berulang kali dilakukan dan terasa nyaman, maka intensitas dan lamanya aktivitas bisa ditingkatkan secara bertahap. Misalnya mulai dengan latihan untuk memperkuat dinding perut, dan sebagainya. Namun jika timbul rasa nyeri, sesak, maka segera hentikan aktivitas atau latihan, dan diskusikan dengan dokter.

* Usahakan untuk melakukan kegiatan ini bersama dengan teman lain atau dalam kelab olahraga, agar tidak menimbulkan kejenuhan. Dan jangan lupa selalu minum cukup cairan atau air selama melakukan kegiatan.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Rabu, 19 Juni 2013

POST NATAL BLUES : KETIKA IBU TIBA-TIBA MENANGIS SAAT MENYUSUI




Ada beberapa hal yang terjadi setelah seorang ibu melahirkan. Salah satunya adalah tiba-tiba menangis tanpa sebab ketika sedang menyusui si buah hati. Kejadian seperti itu, sering disebut dengan post natal blues.

Menangis tanpa sebab ketika menyusui wajar terjadi pada ibu yang baru melahirkan. Terkadang, si ibu akan terlalu banyak memikirkan hal-hal yang menakutkan baginya. Post natal blues dimulai dengan kesedihan yang tidak diketahui penyebabnya. Hal ini, merupakan perubahan psikis yang wajar dialami para ibu yg baru melahirkan, di mana 20 persen ibu yang baru melahirkan akan mengalami post natal blues.

Post natal blues, sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan oleh para ibu, namun, bila terus dibiarkan, maka hal itu akan menimbulkan stres bagi si ibu. Post natal blues dapat meningkatkan risiko depresi yang bertahan lama. Pernah ada suatu kasus dimana si ibu sampai membunuh tiga anaknya dan bahkan membunuh dirinya sendiri setelah melakukan aksinya itu. Hal itu terjadi karena post natal blues yang dialami si ibu sudah mencapai tingkat stres dan depresi. Kejadian itu, sebenarnya bisa tidak terjadi bila si ibu mendapat support dari orang -orang terdekatnya.

Misal keadaan ibu saat hamil normal dan tidak ada keluhan, post natal blues pun bisa terjadi. Hal itu dimungkinkan karena kondisi keluarga ibu itu, ketika kecil berantakan. Dan ibu itu khawatir anaknya akan mengalami hal yang sama dengan ibu itu. Untuk menyembuhkan para ibu yang mengalami post natal blues itu adalah dengan dorongan dari orang terdekat terutama suaminya. Ketahanan kejiwaan ibu itu tidak bisa dilihat. Maka keyword agar ibu bisa tenang itu adalah dengan mendapatkan support dari sang suami.

Suami perlu memberikan perhatian lebih kepada istrinya pada masa kehamilan sang buah hati. Caranya, suami bisa mendukung istri agar tidak terlalu memikirkan perubahan fisik yang akan dialami istri nanti. Atau bisa pula terus menyemangati si istri agar tetap tenang. Selain dari suami, keluarga pun juga perlu memberikan dukungan.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Selasa, 18 Juni 2013

4 MASALAH SAAT MENYUSUI




Sedang dalam proses awal untuk menyusui? Jangan langsung panik bila air susu Anda tak langsung keluar, atau si baby belum dapat menyusui. Masalah saat menyusui memang sering terjadi, dan menyebabkan bayi agak sulit mendapatkan ASI. Umumnya, empat masalah ini banyak ditemukan di kalangan ibu-ibu menyusui:

Puting rata atau masuk ke dalam

Puting yang rata sebetulnya masih bisa digunakan untuk menyusui. Toh, sebelumnya bayi Anda belum pernah mengenal dot atau minum dari botol susu. Jadi, setelah beberapa kali, ia akan terbiasa menyusu dengan puting rata.

Sementara, puting yang masuk ke dalam, bila tidak terlalu parah, masih bisa dikeluarkan dengan cara dipijat atau ditarik dengan nipple puller yang banyak dijual di toko perlengkapan bayi. Lakukan hal ini beberapa bulan sebelum melahirkan, karena menarik puting keluar tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan membutuhkan kehati-hatian.

Puting yang terlalu melesak ke dalam biasanya sulit digunakan untuk menyusui. Namun, Anda masih bisa menggunakan nipple extension (perpanjangan puting) yang mirip dot. Alat ini juga dijual di toko perlengkapan bayi. Puting yang rata atau masuk ke dalam sebaiknya tidak digunakan sebagai alasan untuk tidak memberikan ASI pada bayi Anda, karena Anda masih tetap bisa mengeluarkan ASI dengan cara memompa.

Puting nyeri

Biasanya, ini terjadi pada masa awal menyusui karena belum terbiasa, atau puting sering digigit bayi sehingga menjadi lecet. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba menyusui dengan posisi yang berbeda dari biasanya. Selain itu, oleskan baby oil pada puting. Bila tak tahan lantaran terasa sangat nyeri atau berdarah, Anda bisa menggunakan nipple extension saat menyusui.

Payudara melebar

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengompres payudara dengan air dingin. Mandi dengan air hangat juga bisa membantu mengembalikan bentuk payudara. Selain itu, Anda perlu menyusui secara teratur.

Saluran tersumbat

Saluran yang tersumbat membuat ASI yang keluar dari puting juga sedikit. Saluran yang tersumbat biasanya terasa menggumpal dan sedikit nyeri bila disentuh. Bila tak segera dibenahi, lama-kelamaan ASI bisa berhenti. Untuk melancarkan saluran ASI, usap payudara dengan handuk hangat dan lembab sebelum menyusui. Ini akan merangsang ASI untuk berjalan keluar menuju puting. Lalu, pijat payudara dengan arah menuju ke puting. Anda juga bisa menyusui dalam posisi yang berbeda-beda.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 17 Juni 2013

MENYUSUI BAYI, TIPS DAN HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN




Menyusui bayi
menurut para pakar selain berfungsi sebagai pemberian nutrisi, juga merupakan sebuah rahasia ikatan yang paling efektif antara ibu dan anak. Tentunya, setiap ibu ingin memiliki hubungan yang dekat dan akrab dengan bayinya. Ikatan yang kuat antara ibu dan anak ini kelak akan berpengaruh pada rasa percaya diri anak.

Namun, dalam pelaksanaannya, menyusui bagi sebagian ibu  merupakan sebuah proses yang kadang menimbulkan berbagai kendala. Mulai dari timbulnya rasa sakit pada payudara, lecet pada puting, bayi sering muntah, dan sebagainya. Berikut beberapa tips dan hal yang perlu diperhatikan selama dan sesudah proses menyusui
  1. Pada masa-masa awal menyusui, dianjurkan agar anda menyusui bayi anda sembari berbaring. Barulah setelah bayi anda agak besar, susuilah dia dengan sikap setengah duduk. Upayakan selama menyusui agar hidung bayi tidak tertutup oleh payudara anda. Pastikan pula bahwa puting payudara beserta bagian yang hitamnya seluruhnya masuk kedalam mulut bayi. Dengan demikian, akan lebih banyak air susu yang mengalir keluar dan puting susu pun tidak menjadi lecet.
  2. Setelah selesai menyusui, jangan menarik mulut bayi begitu saja. Akan tetapi, tekanlah sudut mulut bayi perlahan dengan jari-jari anda. Ini demi menjaga puting agar tidak lekas lecet.
  3. Pada bulan-bulan pertama menyusui, setelah menyusui bayi anda, ada baiknya bayi ditelungkupkan atau dimiringkan ke arah kanan. Ini dimaksudkan aga lambung bayi lebih cepat kosong. Karena bayi tidak akan menyusu sebelum ia merasa lapar.
  4. Pada saat bayi anda menyusui selalu saja ada sedikit udara yang masuk kedalam lambung bayi. Namun, kadang kala udara yang masuk ke lambung bayi itu lebih banyak dari biasanya. Hal ini membuat perut bayi kembung. Tatkala bayi mengalami hal demikian, maka ia serta merta akan berhenti menyusu dan tidak jarang didahukui dengan muntah-muntah.
  5. Bila hal ini terjadi, dudukanlah ia sambil mengusap-ngusap perutnya supaya udara di dalam perutnya segera keluar. Cara lain adalah dengan taruh kepala bayi anda diatas pundak anda (bayi menghadap kearah belakang) dan usap-usaplah punggungnya.
  6. Kadang-kadang bayi juga mengalami muntah-muntah kalau kekenyangan. Dalam hal ini, dudukanlah bayi untuk beberapa saat.
  7. Kerap terjadi pula baru menyusu beberapa menit saja, bayi anda sudah berhenti, walaupun kelihatannya ia masih merasa lapar. Itu biasanya terjadi akibat gigi bayi sudah tumbuh. Pada kasus seperti ini sering bayi tiba-tiba berhenti menyusu karena gusinya tertekan dan menimbulkan rasa sakit. Untuk itu, air susu sebaiknya diperas saja lalu diminumkan kepada bayi anda lewat sendok atau mangkuk.
  8. Apabila sehabis menyusu bayi anda selalu menangis, kemungkinannya adalah jumlah air susu yang keluar tidak memadai. Komsultasikan hal ini segera ke dokter anda. Jangan lupa bawa pula bayi anda untuk anda periksakan kesehatannya.
  9. Salah satu cara terbaik untuk menjamin pengeluaran air susu ibu (ASI) adalah mengupayakan agar setiap kali menyusui bayi anda, air susu yang ada dikeluarkan seluruhnya, hingga payudara anda menjadi benar-benar kosong. Karena pengosongan payudara tadi pada gilirannya akan merangsang kelenjar-kelenjar payudara memproduksi lebih banyak lagi air susu.
  10. Apabila setelah bayi menyusu, payudara anda masih belum kosong, pengosongan dapat dilakukan dengan jalan memompa atau mengurutnya.


    Kurir ASI Jakarta by amura courier
    : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 10 Juni 2013

MENYUSUI TINGKATKAN KEMAMPUAN OTAK BAYI



Air susu ibu (ASI) bisa melejitkan perkembangan otak bayi dengan kenaikan hingga 30 persen. Anak-anak yang mendapatkan ASI eksklusif minimal tiga bulan mengalami perkembangan otak 30 persen lebih tinggi di bagian penting otak yang mengontrol kemampuan bahasa, emosi dan pemahaman, ungkap para ahli.

Hasil penelitian pada anak-anak di bawah usia empat tahun yang mendapatkan ASI menunjukkan kemajuan yang pesat terutama dalam perkembangan otak. Hasil riset yang dilakukan di Brown University Amerika, menemukan bahwa saat bayi mencapai usia dua tahun, terdapat perbedaan nyata dalam struktur otak mereka.

Dr Sean Deoni, profesor teknik dan ketua peneliti seperti dikutip situs Daily Mail edisi 7 Juni 2013, mengatakan, "Kami menemukan perbedaan perkembangan otak antara 20-30 persen, antara bayi yang mendapatkan ASI dan yang tidak."

Menggunakan teknik Magnetic Resonance Imaging (MRI), otak dari bayi yang mendapatkan ASI pada awal perkembangan mereka dan bayi yang mendapatkan susu formula dipindai dan dibandingkan. Hasilnya menunjukkan bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif mengalami perkembangan lebih cepat pada otak di bagian putih " jaringan yang berisi serat saraf yang panjang yang terkait dengan bagian otak yang digunakan untuk belajar. Sebaliknya bayi yang diberi susu formula mempunyai bagian putih yang lebih sedikit.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui terjadinya perkembangan otak di awal usia. Riset ini meneliti 133 bayi yang dilahirkan pada waktu yang hampir bersamaan dan datang dari keluarga yang hampir sama. Dengan membandingkan jumlah myelin pada anak-anak yang lebih muda dan lebih tua, peneliti mengkalkulasi pengaruh ASI dalam perkembangan otak tersebut.

Para ilmuwan mendukung hasil riset ini dengan seperangkat tes kognitif yang menunjukkan kemampuan bahasa, resepsi visual dan kontrol motorik yang ternyata semuanya lebih baik pada bayi yang mendapatkan ASI.

Selain itu, ilmuwan juga menemukan bahwa semakin lama bayi mendapatkan ASI semakin bagus perkembangan otak mereka, khususnya di bagian otak yang ada kaitannya dengan gerakan dan koordinasi.

Meski hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neurolmage ini bukanlah yang pertama kali menemukan hubungan antara menyusui dengan perkembangan otak pada anak-anak, namun Dr Deoni mengatakan bahwa inilah pertama kalinya scan MRI digunakan untuk membandingkan anak-anak yang diberi ASI dan anak-anak yang hanya mendapatkan susu formula.

"Saya kira ini hal yang luar biasa karena Anda bisa melihat perbedaan ini sejak sangat awal. Dikombinasikan dengan hasil dan bukti lainnya, saya sepakat untuk mengatakan bahwa menyusui ASI memberikan hasil yang sangat bagus," ujar Dr. Deoni.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

fixedbanner