Senin, 10 Maret 2014

BOLEHKAH SAAT HAMIL MENYUSUI ?




Belum lama melahirkan dan sedang memberikan ASI ekslusif pada bayi, tiba-tiba Anda dinyatakan postif hamil lagi. Lalu, bolehkah saat hamil kita menyusui ? 


Jika kehamilan Anda dinyatakan sehat oleh dokter, tak ada larangan untuk anda meneruskan menyusui. Secara alami tubuh akan memprioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh, tanpa mengurangi porsi yang dibutuhkan untuk membentuk ASI.

Beberapa penelitian juga menyimpulkan, sepanjang ibu sehat tidak ada teori yang menvonis menyusui dapat memicu keguguran atau persalinan prematur. Adanya hormon oksitosin yang dilepas tubuh saat menyusui, ditakutkan akan merangsang kontraksi rahim. Padahal, rahim memiliki daya tahan cukup kuat untuk mencegah efek hormon oksitosin.

Teruskan menyusui jika:
  • Kehamilan dinyatakan sehat dan normal oleh dokter.
  • Usia bayi di bawah 6 bulan. Rekomendasi AmericanAcademy of Pediatrics adalah, susui bayi setidaknya satu tahun, sedangkan rekomendasi WHO, 2 tahun atau lebih.
  • Faktanya, tetap menyusui lebih mudah dilakukan dibanding menyapih.
  • Tetap menyusui membiasakan kakak menyesuaikan diri atau berbagi dengan adik. Peluang terwujud lebih besar jika Anda terus menyusui bayi dan kakak bersamaan (tandem nursing).

Stop jika:
  • Kehamilan dinyatakan berisiko tinggi oleh dokter, misalnya memiliki riwayat keguguran.
  • Ada kontraksi atau tanda-tanda persalian dini seperti nyeri pinggang bagian bawah, tekanan di dasar panggul, kram, keluar lender, darah atau air ketuban. Jika terjadi segera berbaring, hubungi dokter untuk mendapat jalan keluar terbaik.
Agar gizi cukup

Wajar jika timbul rasa khawatir bahwa dengan tetap memberikan ASI pada si sulung berarti Anda telah mengambil porsi zat gizi yang semestinya diberikan kepada janin. Namun tahukah Anda, alam telah membekali tubuh Anda untuk memprioritaskan pemberian zat gizi kepada janin yang sedang tumbuh tanpa mengurangi porsi yang disalurkan untuk membentuk ASI.

Jadi, Anda tak perlu khawatir janin atau kakaknya kekurangan gizi. Si kakak tak perlu disapih, apalagi jika usianya masih di bawah 6 bulan, mengingat ASI masih merupakan makanan utamanya sampai dia berusia 6 bulan.

Selama Anda memerhatikan pola makan dengan menjaga asupan  gizi yang seimbang dalam menu makanan sehari-hari dan mengonsumsi cairan yang cukup, yakni minimal 8 gelas per hari, maka keduanya akan mendapat asupan gizi yang baik pula. Selain itu, supaya tetap fit, jaga kondisi dan kesehatan tubuh dengan istirahat dan olahraga ringan dengan cukup

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Kamis, 06 Maret 2014

"Investasi Menyusui" Tingkatkan Keberhasilan Pemberian ASI



Keberhasilan memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi secara global masih rendah. Data UNICEF menyebutkan, dari 135 juta bayi yang lahir setiap tahun di seluruh dunia, hampir 83 juta bayi tidak memperoleh penyusuan yang optimal. 

Salah satu alasan utama rendahnya angka tersebut adalah kurangnya intervensi untuk menciptakan lingkungan kondusif untuk menyusui. Intervensi meliputi perlindungan, informasi yang tidak bias dan dukungan menyusui secara optimal. Sayangnya, alokasi dana yang dianggarkan untuk melakukan intervensi tersebut cukup kurang. 

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto mengatakan, menyusui adalah salah satu intervensi gizi yang paling kurang didanai. Sejauh ini, tidak ada komitmen politisi untuk menyediakan sumber daya yang sepadan dengan pentingnya menyusui, maupun upaya untuk menciptakan suatu lingkungan yang memungkinkan bagi ibu yang ingin menyusui untuk melakukannya.

"Itulah mengapa investasi pada menyusui adalah hal yang penting," pungkas Mia dalam peluncuran alat perencanaan finansial menyusui oleh International Baby Food Action Network (IBFAN)-Asia di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Investasi, lanjut Mia, adalah untuk menunjang intervensi menciptakan lingkungan yang kondusif untuk menyusui. Caranya yaitu dengan memberikan tiga jenis aksi: perlindungan, promosi, dan dukungan menyusui. 

Agar investasi berjalan dengan secara efektif, optimal, dan sehat, IBFAN-Asia sebagai bagian dari World Breastfeeding Costing Initiative (WBCI) bersama Breastfeeding Promotion Network of India (BPNI) menyediakan "alat perencanaan finansial" bagi setiap negara untuk mendapatkan angka biayanya sendiri.

Wakil Ketua AIMI Nia Umar mengatakan, alat perencanaan finansial tersebut bertujuan untuk membantu pemerintah dalam merencanakan dan memprioritaskan langkah-langkah yang dapat membuat semua ibu menyusui dengan optimal.

"Indonesia sudah memiliki peraturan pemerintah yang mengatur ASI, seharusnya untuk menyukseskannya, investasi di bidang ini juga perlu dilakukan," ujar Nia.

Namun Nia mengatakan, tidak hanya pemerintah yang bisa menggunakan alat yang didapat di www.bpni.org/wbci.html tersebut. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga mampu menggunakannya.

"Disesuaikan dengan lokasi dan kondisi daerah LSM itu berada," pungkas Nia.


Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

ATASI BILIRUBIN DENGAN ASI




Hal yang sering terjadi saat anak mengalami penumpukan bilirubin, penyebab bayi kuning setelah lahir, adalah tawaran susu formula (sufor) dari tenaga kesehatan di rumah sakit. Padahal, secara ilmiah, sufor tidak cocok mengatasi isu bilirubin ini.

Di usus bayi ada enzim bernama beta-glukoronidase yang bisa mengatasi bilirubin. Enzim tersebut juga terkandung dalam air susu ibu (ASI), sehingga ASI adalah satu-satunya asupan yang mempercepat penurunan tingkat kuning pada bayi.

Sufor sama sekali tidak efektif menurunkan bilirubin pada bayi, karena tidak memiliki enzim yang mengikat bilirubin untuk mengeluarkannya dari tubuh. Selain itu, penentuan tingkat bilirubin hanya untuk mengecek, perlu atau tidak si anak menjalani terapi sinar.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

Selasa, 04 Maret 2014

CARA AJAIB ASI BERUBAH DARI WAKTU KE WAKTU



ASI yang pertama kali keluar setelah melahirkan disebut kolostrum, mengandung Immunoglobin IgA yang membantu melindungi bayi, sampai sistem kekebalannya berfungsi dengan baik. Jumlahnya relatif sedikit, karena menyesuaikan dengan kebutuhan bayi dan ukuran lambungnya yang masih sangat kecil.

Pada usia 3-4 hari, payudara mulai memproduksi ASI yang tipis, berair, dan manis. Hal ini memuaskan kehausan bayi, serta menyediakan protein, gula, dan mineral yang sangat dibutuhkan bayi. Seiring usia, ASI semakin pekat, hal ini semakin menjawab kebutuhan bayi yang lapar. Komposisi ASI berkembang secara dinamis dan variatif, sejalan dengan kebutuhan bayi yang berbeda dari hari ke hari.

Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867



TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI

Senin, 03 Maret 2014

TANTANGAN MENYUSUI UNTUK WANITA KARIR



Bagi wanita karier yang bekerja di luar rumah, memberi air susu ibu (ASI) eksklusif kadang bisa menjadi masalah yang pelik. Jam kerja yang panjang, apalagi jika jarak rumah ke tempat kerja relatif jauh, membuat mereka tak bisa pulang sewaktu-waktu untuk memberi ASI secara langsung kepada si buah hati. Tetapi, bukan berarti hal itu menjadi penghalang untuk memberikan yang terbaik bagi si kecil.

Dengan berbekal, breast pump (pompa ASI) dan botol ASI, ibu menyusui yang bekerja bisa melakukan pumping atau memerah ASI di sela-sela waktu bekerja di kantor. Proses pumping bisa dilakukan minimal tiga jam sekali. Awalnya, saat baru pertama kali pumping, mungkin ASI yang bisa didapatkan hanya sedikit. Tapi semakin sering pumping, produksi ASI justru akan semakin banyak..

Memang untuk bisa melakukan pumping di kantor, sang ibu harus sedikit repot.
Karena setiap aklan bekerja harus membawa cooler bag berisi pompa ASI, ice gel, botol ASI, serta celemek menyusui. Namun hal itu tetap saja nyaman untuk dilakukan demi si buah hati.

Tantangan berikutnya yang dihadapi wanita karier sekaligus ibu menyusui adalah mencari tempat untuk memerah susu atau pumping. Ini tentu bukan perkara gampang terutama jika di kantor tak tersedia ruangan khusus laktasi. Tak hanya itu, pumping juga butuh keleluasaan waktu sekitar 15-30 menit tergantung banyaknya susu yang diperah.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


 TEMUKAN PRODUK MAKANAN SEHAT UNTUK ANAK. KLIK DI SINI
fixedbanner