Selasa, 23 September 2014

Tips Tetap Tampil Modis Saat Hamil




Saat anda hamil, banyak perubahan-perubahan yang terjadi, mulai dari perubahan yang bersifat fisik maupun mental. Dan perubahan-perubahan ini tentunya membutuhkan tanggapan yang positif dari ibu hamil itu sendiri. Karena, tentunya hal ini menyangkut dengan kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Persiapan yang baik perlu dilakukan guna menyikapi perubahan-perubahan yang terjadi saat anda hamil.

Tentunya, hal yang paling menonjol dari perubahan tersebut adalah adanya perubahan tubuh ibu. Perut yang terus membuncit, wajah yang mulai menjadi chubby dan berjerawat, kulit yang terasa kering dan gatal, rambut yang kering dan banyak hal lainnya yang terjadi saat ibu mengalami kehamilan. Memang, tidak semua ibu mengalami perubahan-perubahan yang disebutkan di atas, dan tentunya hal ini bersifat individu, artinya, tiap ibu hamil memiliki perbedaan-perbedaan dari perubahan tubuhnya. Dengan kondisi tersebut, banyak kekhawatiran muncul di kalangan ibu hamil, salah satunya adalah tidak bisanya tampil cantik dan modis saat hamil. Pendapat ini memang tidak salah, karena saat ini tampil modis dan cantik adalah identik dengan tubuh langsing, kulit halus dan bersih, wajah bersinar, rambut berkilau dan hal lainnya sehingga sangatlah mudah memadupadankan model busana apapun dengan kondisi seperti itu, sehingga anda akan mudah terlihat cantik. Namun sekarang, saat anda hamil? memang sulit untuk menyamakan kondisi ketika saat anda tidak sedang hamil, namun bukan berarti saat anda hamil anda tidak bisa tampil modis.

Sekarang banyak bertebaran model-model busana khusus ibu hamil yang dapat membuat ibu hamil tetap tampil modis. Namun meskipun demikian, jangan sampai anda salah memilih dalam memilih busana, karena selain memperhatikan tampilan, busana ibu hamil haruslah juga mengutamakan kenyamanan. Karena metabolisme bekerja double saat ibu mengalami kehamilan, sering kelelahan, sering keluar keringat, sering sakit pinggang, dll, sehingga busana yang di pakai jangan justru menjadi beban bagi ibu hamil.

Selain itu, kesalahan memilih model busana, justru bukanya membuat anda tampil modis, malah justru makin menonjolkan kondisi hamil anda dimana perut anda yang membuncit dan wajah anda makin chubby. Oleh karena itu di perlukan beberapa kiat khusus dalam memilih busana untuk ibu hamil, berikut tipsnya :

Hilangkan Kesan Ketat
Busana ketat malah semakin menonjolkan kehamilan anda dimana kondisi perut yang membuncit. Oleh karena itu pilihlah busana yang longgar, tapi juga jangan sampai terlalu longgar juga. Jadi perhatikan juga ukuran tubuh anda

Pilihlah Busana Berwarna Gelap

Busana dengan nuansa gelap akan memberi kesan langsing pada pemakainya. Blazer hitam dapat memberi kesan langsing pada bagian atas tubuh anda. Namun tidak hanya warna hitam saja, nuansa gelap akan anda temukan pada busana dengan warna seperti biru tua, coklat atau hijau lumut, tentunya hal ini disesuaikan dengan selera anda.

Serasikan Motif Busana Anda

Jangan memilih busana dengan motif besar, karena hal ini akan makin membuat kesan nyata bahwa anda memang sedang membesar, atau jangan pula pilih motif baju dengan gari horizontal, ini sama, akan membuat kesan anda makin membesar. Jadi, pilihlah motif atau gambar kecil atau pola garis vertikal, ini kembali akan meberi kesan langsing ada tubuh anda

Gunakan Kerah Dengan Model V

Kerah ini akan berguna bagi anda untuk mengkoreksi bentuk wajah anda yang semakin chubby. Jangan memilih busana dengan kerah tinggi, hal ini makin menonjolkan bentuk wajah anda yang semakin bulat.

Tampil Memikat Dengan T-shirt

T-shirt dengan bahan katun cocok untuk busana ibu hamil karena bahannya yang mampu menyerap keringat. Untuk menambah cantik tampilan ibu hamil, ibu bisa memilih busana T-shirt yang menonjolkan kehamilan, yang membuat anda tampil menarik, seperti T-shirt dengan tulisan-tulisan: "Baby on Board","See u in October" (tergantung HPL), "I love My Bump" dan lain-lain.

Tampil Elegan Saat Hamil

Maxi Dress dapat membuat ibu hamil tampil penuh elegan. Pilihlah maxi dress dengan kerah berbentuk halter jika anda ingin tampil lebih formal. Hal ini dapat menyamarkan kondisi payudara anda yang semakin membesar. Jika anda menggunakan gaun, gunakan hiasan ikat pinggang kecil, atau berbentuk pita, hal ini berguna untuk menyamarkan perut anda yang membuncit.

Kenakan Celana Dengan Potongan Pas Ukuran Anda

Jangan menggunakan celana terlalu lebar, karena hal ini akan makin menambah kesan besar pada diri anda. Gunakan celana dengan ukuran pas, dengan model lurus, sesuaikan dengan warna baju, tapi jangan lupa perhatikan ruang gerak anda yang dihasilkan dari celana tersebut. Kalo mau pake jeans, gunakan yang denim yang elastis, atau gunakan celana khusus ibu hamil yang memiliki ikat di pinggangnya atau memiliki kantung khusus untuk perut

Pemilihan Sepatu

Gunakan sepatu flat, jangan menggunakan high heels. Ini untuk membantu kondisi ibu hamil yang sering mengalami pembengkakan pada kaki. Usahakan sisakan ruang minimal 1 cm dari ujung kaki ke ujung sep.

Aksesoris

Ibu hamil bisa menggunakan beberapa aksesoris untuk mengalihkan perhatian orang lain dari perut buncit ibu. Tapi jangan terlalu menumpukk pemakaian aksesorisnya. Usahakan ibu hamil menggunakan aksesoris seminim mungkin, tampilah sesederhana mungkin. Tampil sederhana bukan berarti anda tidak modis. hal ini berkaitan dengan kemudahan bagi ibu hamil itu sendiri. Jadi dengan tampil sederhana, ibu hamil tidak perlu di ribetkan dengan pemasangan aksesoris yang berlebih.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Senin, 22 September 2014

Ini Dia 7 Cara Mencerdaskan dan Menyehatkan Bayi dengan Mudah dan Sederhana !




Sejak bayi, entah telah mengetahuinya entah tidak, orang tua secara alamiah telah melakukan cara-cara mudah dan sederhana untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembang termasuk kecerdasannya. Cara yang tepat sesuai usianya dapat menunjang bayi tidak hanya sehat dan ceria tapi juga cerdas. Apa saja itu?

Menciumi Tubuh Anak Anda

Coba ingat kembali ketika Anda dicium oleh ibunda atau ayah Anda dulu ketika kecil. Apa yang Anda rasakan ? Bahagia bukan ? Ya ! Mendapat sentuhan berupa cium dari orang terkasih selain memberi ikatan emosi, ini sangat bermanfaat bagi kesehatan. Efek cium dari orang-orang yang berarti bagi hidup kita akan meningkatkan hormon kebahagiaan kita, seperti endorphin. Ketika hormon rileks atau kebahagiaan ini meningkat, antibodi dalam tubuh juga meningkat. Sehingga, ketika Anda sering menciumi bayi Anda, berarti Anda memberikan suntikan kekebalan untuk anak Anda dari berbagai serangan penyakit.



Memeluk

Sudah banyak fakta ilmiah membuktikan bahwa sentuhan, selain ciuman, yakni pelukan sangat bersifat menenangkan. Pelukan bisa mengurangi stress. Seperti halnya ciuman, pelukan juga akan meningkatkan kekebalan tubuh. Selain menstimulasi hormon rileks atau bahagia, pelukan ternyata bisa meningkatkan jumlah sel darah merah yang akan membawa oksigen lebih banyak ke seluruh tubuh termasuk jantung dan otak kita. Oleh karena itu, kesehatan anak bisa optimal.

Sentuhan memang obat mujarab

Seperti tips pertama dan kedua yang berpangkal dari aktivitas berupa sentuhan, sentuhan memang sangat menyehatkan. Bayi yang sering diberi sentuhan, belaian kasih sayang, emosinya akan lebih stabil, perilakunya akan lebih mudah diatur, bahkan tidak gampang rewel dan mempunyai kualitas tidur yang baik. Sentuhan dengan kelembutan dan ketulusan akan meningkatkan fokus perhatian bayi dalam menstimulasi kecerdasannya untuk berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya. Hal ini dikarenakan, Anda sedang melatihnya dan mengajarinya untuk mengenal indera perabanya.

Menatap Matanya

Melatih dan merangsang indera pada bayi dapat membantu mencerdaskan bayi. Merangsang indera penglihatannya tentu dengan cara menatapnya. Tataplah ia dengan lembut, walau masih belum terlalu jelas, bayi bisa melihat wajah Anda dalam jarak 20-30 cm. Ketika Anda menatapnya, berinteraksi lewat jendela mata, lalu ia akan belajar membalas tatapan Anda. Sehingga indera penglihatannya terlatih untuk menjadi lebih baik. Dia juga sedang belajar untuk merekam apa yang ia lihat.

Mengajak bayi bicara.

Berbicara di depan bayi dan mengajaknya mengobrol apapun itu sangatlah penting bagi perkembangan bahasanya kelak. Meski ia belum paham benar, tetapi aktivitas yang sudah sangat sering dilakukan orang tua terhadap bayinya ini sangat membantu meningkatkan kecerdasan dan kekuatan otaknya. Ia akan berusaha merekam suara-suara yang didengarnya, kemudian lama-lama berusaha meniru apa yang telah masuk dalam memorinya. Nada dalam bicara sangat penting. Bayi bisa merasakan perubahan intonasi nada, ia akan bisa merasa nyaman, senang, terhibur, atau bahkan bisa merasa takut untuk nada suara tertentu yang mengancam atau terselip kecemasan.

Menyandarkan Bayi di Dada

Orang tua sering juga melakukan hal ini. Bayi yang bersandar dekat dengan dada orang yang mempunyai ikatan emosi kuat, terutama ibunya, akan menikmati dan merasa tenang mendengar detak jantung orang tersebut. Ketika bersandar di dada ibunya, ia akan merasakan kondisi seperti di dalam rahim. Irama jantung bundanya jika tenang akan ikut menenangkan sang bayi. Selain itu, sirkuit otak bayi khususnya di korteks sebagai pusat ingat dan pengendalian emosi menjadi terbentuk dengan sempurna. Suara detak jantung yang teratur tersebut akan terekam dalam memori otak bayi yang menghasilkan keseimbangan antara kognitif dan emosi yang baik. Jadi, ketika bayi sedang rewel sandarkan saja dekat dada ibunya atau bapaknya sambil ditambahkan cara-cara sentuhan yang lain.

Menggendong dan membuainya.

Mana ada sih bayi yang tak suka digendong dan dibuai ? Mengapa bayi suka digendong, ditimang-timang dan dibuai ? Sebab, pada 3 bulan pertama usia bayi merupakan “trimester kempat kehamilan” sehingga bayi masih membutuhkan lingkungan yang mirip rahim ibunya. Kondisi seperti apa sih yang bisa membuat bayi merasa seperti di dalam rahim ? Bayi suka lingkungan yang hangat, penuh sentuhan, didekap dan diayun-ayun. Dan bukan hanya itu, menggendong dan menimang bayi penting untuk melatih menumbuhkan rasa percaya diri, rasa aman, dan cinta kasih. Sehingga apabila kondisi itu kondusif mampu meningkatkan perkembangan kecerdasan dan kemampuan dalam penerimaan, cinta, kebahagiaan, sehingga ujung-ujungnya juga sangat erat dengan kesehatannya.

Cara-cara ini memang sangat sering kita jumpai ya, mungkin sangat sering Anda lakukan dulu, atau Anda menjadi terinspirasi untuk anak Anda kelak sehingga lebih tahu esensi dari aktifitas-aktifitas yang biasa orang tua lakukan untuk bayinya yang tak sekadar ikut-ikutan tapi Anda sadar bahwa perlakuan-perlakuan ini mampu mencerdaskan dan menyehatkan bayi Anda.


Kurir ASI Jakarta by amura courier
: solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867


Selasa, 09 September 2014

AGAR BALITA MAU MENDENGARKAN




Mendengarkan dan mengikuti instruksi yang diberikan oleh bunda atau ayah memang bukan hal favorit bagi balita terutama usia prasekolah. Di saat yang sama, anak-anak usia 3-5 tahun menjadi sangat independent yang artinya tidak menyukai interupsi. Mengacuhkan Anda, orangtuanya, adalah satu cara untuk menunjukkan ‘kekuasaannya.’

Namun memaklumi kebutuhan anak untuk mandiri bukan berarti mengijinkannya untuk tak mendengarkan Anda. Adalah sangat penting mengajarkan ia untuk mendengarkan, sebelum mengacuhkan Anda-dan orang lain-menjadi kebiasaan. Membangun ketrampilan sosial yang benar akan membantunya sukses di sekolah dan dalam pergaulan. Anda bisa mulai mendorong balita untuk mendengar dengan strategi ini:

·         Tunjukkan empati. Anak akan lebih mudah mengungkapkan masalahnya pada orangua yang mau mendengarkan mereka.

·         Hindari pembicaraan jarak jauh. Berteriak dari depan rumah untuk berbicara dengan anak yang sedang bermain di kamarnya tentu tidak akan ada hasilnya. Dekati ia, sentuh bahunya, panggil namanya dan katakan keinginan Anda. Jangan bicara sebelum balita melakukan kontak mata dengan Anda. Bila ia tak menjawab, minta dengan nada ramah untuk menatap Anda.

·         Kalimat pendek saja. Mengomel panjang lebar atau memberi petuah 200 kata sudah pasti membuat anak makin tak betah di dekat Anda. Buat kalimat yang mudah dipahami dan langsung sasaran, dan jadikan hanya dua atau tiga tahap dalam sekali perintah (“Pakai sepatumu, ambil tasmu, Ibu tunggu di mobil, ya!”). minta ia mengulang istruksi Anda sehingga ia ingat apa yang harus dikerjakan.

·         Turunkan volume. Teriakan membuat anak tak suka mendengarkan Anda karena mereka fokus pada kemarahan Anda, bukan pada kata-kata Anda. Kata-kata lembut, walu tetap tegas, akan lebih didengar karena mereka merasa diperhatikan.

·         Gunakan bahasa tubuh. Perkuat permintaan Anda dengan menggunakan gerakan, misalnya jari menunjuk ke arah kamar ketika Anda meminta balita tidur. Bisa juga Anda ciptakan kode rahasia bersama balita sebagai petunjuk bila Anda minta didengarkan, seperti mengerutkan hidung. Sudah pasti, humor lebih baik daripada pendekatan yang terlalu galak.

·         Lengkapi konsekuensiKatakan permintaan Anda hanya sekali atau dua kali, dan tambahkan konsekuensinya. “Kalau kamu tidak membereskan bonekamu, kita tidak akan pergi ke rumah Oma.” Atau ketika Anda bertanya ingin es krim atau tidak dan ia tidak menjawab, singkirkan, dan jika kelak ia minta, jawab dengan,”Wah, maaf. Es krimnya sudah habis.” Ini mengajarkan anak untuk mendengarkan setiap kali Anda bicara.

·         Tidak memutus aktivitasTerkadang orangtua perlu membiarkan balita asik dengan kegiatannya sebelum memintanya untuk mendengarkan Anda. Terlalu sering memutus kegiatannya hanya akan membuatnya makin cuek pada Anda. Bicaralag pada saat ia sedang tidak terlalu intens pada suatu aktivitas. Beri ia waktu beberapa saat sebelum ia harus menghentikan aktivitasnya dan melakukan hal lain. Jangan lupa, setelah ia mendengarkan Anda, berilah pujian dan apresiasi.

Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

fixedbanner