Senin, 04 Juni 2012

BAYI GUMOH


Lelehan susu yang keluar dari mulut mungil bayi kerap membuat orang tua khawatir. Gumoh atau regurgitasi bahkan juga menjadi salah satu penyebab kunjungan ayah bunda ke dokter anak. Fenomena ini juga terjadi di berbagai belahan dunia.

Gumoh sebetulnya merupakan pengalaman yang normal bagi bayi. Ini merpakan gejala fisiologis karena klep pada lambung bayi belum mampu menutup sempurna, dan kondisi ini hampir diderita seluruh bayi di dunia. Riset di beberapa negara, termasuk Indonesia, menunjukkan 77 persen bayi di bawah usia tiga bulan pernah gumoh.

Gumoh memang tak bisa dicegah. Namun, kendati tak bisa dihindari, gumoh bisa dikurangi frekuensinya. Cara paling mujarab ternyata sederhana saja. Berikan ASI eksklusif untuk bayi. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif terbukti berkurang frekuensi gumohnya.

Tak ada patokan mengenai frekuensi normal gumoh. Gumoh sebanyak empat sampai lima kali pun bisa dianggap wajar selama gumoh terjadi seusai menyusu, wajah bayi masih tampak ceria, dan tidak menangis. Indikator lain yang penting diperhatikan ialah berat badan harus terus naik sesuai kurva normal.

Berdasarkan penelitian, bayi yang gumoh lebih dari empat kali dalam sehari, mengalami kenaikan berat badan yag lebih rendah di empat bulan pertama usia bayi. Kondisi itu terjadi lantaran bayi enggan menyusu. Itu wajar, karena tenggorokannya sedang teriritasi akibat keluarnya asam lambung ke tenggorokan.

Agar bayi tak terus menerus gumoh setelah menyusu, bantu ia bersendawa. Lalu saat meletakkannya di kasur, pastikan posisi tubuh bayi membentuk sudut 60 derajat. Sering ditafsirkan kepala anak harus lebih tinggi, padahal yang patut diperhatikan ialah tubuh anak keseluruhan, karena berpengaruh pada lambung.

Gumoh tak perlu diatasi dengan obat. Pun, tak perlu mengurangi jumlah asupan si kecil. Tidak ada jaminan bahwa mengurangi asupan berpengaruh pada hilangnya gumoh pada bayi. Sedangkan pemberian obat justru membahayakan karena obat anti asam bisa mengurangi jumlah asam lambung, padahal asam diperlukan untuk membunuh bakteri.  

_______________________________________________
Kurir ASI Jakarta by amura courier : solusi cerdas untuk wanita karir dan ibu menyusui. Tlp & sms : 085695138867

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

fixedbanner